BisnisNasional

Menaker Mau Buat Job Fair Seminggu Sekali untuk Atasi Pengangguran, Netizen: Main-Main Aja

28
×

Menaker Mau Buat Job Fair Seminggu Sekali untuk Atasi Pengangguran, Netizen: Main-Main Aja

Sebarkan artikel ini

JAKARTA – Pemerintah Republik Indonesia (RI), akan menyelenggarakan program job fair yang diadakan setiap pekan guna memudahkan para pencari kerja.

Dilansir dari inilah, Selasa (26/7/2024), Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli mengatakan, secara nasional tingkat pengangguran yang masih tinggi yaitu 4,9 persen, dengan jumlah sekitar 7,5 juta orang di Indonesia.

Untuk mengatasi hal tersebut, Yassierli berharap melalui program job fair dapat memudahkan para pengangguran mencari pekerjaan.

BACA JUGA :  Tembus Fortune Global 500, PLN Terus Perkuat Daya Saing di Kancah Dunia

“Ke depan, Kemenaker akan lebih sering menyelenggarakan job fair, termasuk di dalamnya mengakomodir saudara kita para penyandang disabilitas sebagai bentuk pelaksanaan amanat undang-undang (UU),” ujarnya.

Yassierli juga menyebutkan, pemerintah bakal menggelar job fair setiap pekan secara bergantian di berbagai kota di Indonesia. Kemenaker sendiri siap berkolaborasi untuk menyukseskan acara serupa.

BACA JUGA :  Perbankan Perlu Lebih _Agile_ Hadapi Tantangan & Peluang Ekonomi Masa Depan

Tampaknya pelaksanaan job fair sepekan sekali sebagai upaya pemerintah dalam menekan angka pengangguran menuai respon negatif dari warganet. Beberapa warganet menilai job fair tidak membawa manfaat yang begitu signifikan dalam mengurangi kemiskinan. Bahkan, netizen menuding job fair sebagai ajang promosi bagi perusahaan.

“Gimmick promosi perusahaan doang, lokernya ada?? Kagak!!…,” ucap salah seorang warganet dengan nama pengguna @keponakan.i*****

BACA JUGA :  Kajati Lampung Danang Suryo Wibowo Beri Pengarahan Ke Jajaran, Tekankan 5 Program Kerja Utama

“Job fair itu cuma main-main aja…gak ada yang diterima betulan,” sarkas akun @telaga.h*****.(mrk)