Kategori: Edukasi

Wisuda 1.090 Lulusan, Rektor : Alumni UMA Harus Jadi Pencipta Lapangan Kerja

Medan. Rektor Universitas Medan Area (UMA), Prof Dr Dadan Ramdan MEng MSc, mengatakan alumni atau lulusan UMA tidak sekadar pencari kerja, tetapi harus mampu menjadi seorang pencipta lapangan kerja.

Hal itu dikatakannya saat mewisuda 1.090 wisudawan periode I 2025 di Gelanggang Mahasiswa Kampus I UMA, Jalan Kolam, Medan Estate, Sabtu (21/6/2025).

“Lulusan tidak sekadar pencari kerja, tetapi harus mampu menjadi seorang pencipta lapangan kerja dengan segala kemampuan yang dimilikinya,” ujar Prof Dadan saat prosesi wisuda sesi kedua dengan melantik 430 lulusan. Sementara pada sesi pertama pagi hari sebanyak 660 lulusan diwisuda.

Sementara itu rincian yang diwisuda 960 sarjana, 127 magister dan 3 doktor. Dari jumlah tersebut 1 orang lulusan berasal dari Tiongkok.

Wisuda yang tema “From Excellence to Global impact: UMA Graduates Commit to Sustainable Change”, juga dihadiri Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina S.P., M.Si, dan civitas akademika UMA.

Prof Dadan menambahkan, saat ini era digitalisasi menuntut agar cerdas mengelola perangkat teknologi. Dengan begitu, kemajuan zaman berdampak pada ekosistem global.

Pada kesempatan itu, Prof Dadan juga menyampaikan bahwa wisuda bukan sekadar seremoni, tetapi melahirkan intelektual dan insan-insan akademik yang siap berkontribusi.

Maka itu, sebutnya tema wisuda tahun ini merupakan sebuah penegasan bahwa lulusan UMA tidak hanya dipersiapkan untuk menjadi sarana, magister maupun doktor, akan tetapi menjadi agen perubahan berkelanjutan untuk tingkat nasional dan global.

Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Prof Dr Syaiful Anwar dalam sambutannya menyampaikan kepada wisudawan-wisudawati bahwa kedepan akan ada tantangan untuk mendapatkan pekerjaan dan bisnis.

Namun kondisi ekonomi global saat ini tidak menentu. Ditambah lagi dengan krisis pangan yang dialami hampir seluruh negara.

“Perang Rusia dan Ukraina, Iran dan Israel, karena tranformasi produk makanan makin mahal,” ujarnya.

Prof Syaiful mengatakan, pendidikan merupakan investasi jangka panjang sampai tutup usia. Bukan hanya pengembangan untuk diri sendiri, namun untuk anak cucu. “Berdasarkan survei kami sebagian besar orangtua sarjana, anaknya sarjana. Orangtua tidak sarjana, maka sedikit sekali anaknya sarjana,” ungkapnya.

Sementara itu Ketua Yayasan H Agus Salim Siregar, M Erwin Siregar SE MBA mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh wisudawan dan wisudawati.

Menurutnya, keberhasilan meraih sarjana, magister dan doktor merupakan bentuk kemauan dan kompetensi akademik yang dicapai. “Dengan menyandang gelar, kita berharap mampu berkiprah dimana pun,” katanya.

“Terima kasih kepada orang tua yang mempercayakan anaknya belajar di UMA. Bagi wisudawan, jangan berhenti sampai di sini. Ini adalah momentum bagi Anda untuk melangkah dalam pencapaian berikutnya,” ujarnya.

(mdc/zan)

Terkini

Jasa Raharja Sumatera Utara Gelar Mobile Unit Keselamatan Lalu Lintas di Pool PO DAMRI Medan

MEDAN – Dalam upaya meningkatkan keselamatan dan kesehatan para awak angkutan umum, PT Jasa Raharja…

8 Juli 2026

Konsisten, PTPN IV Palmco Tahun Ini Bagikan Dividen Rp2,83 Triliun

JAKARTA - PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) PalmCo, subholding PTPN III (Persero), menetapkan pembagian…

8 Juli 2026

DSILS Sabet 28 Medali di Kejurnas Pariaman Open 2026, Zulkifli: Hadiah Terindah untuk HUT ke-80 Deli Serdang

DELI SERDANG – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet sepatu roda Kabupaten Deli Serdang. Kontingen Deli Serdang…

7 Juli 2026

Solusi Banjir Sempakata Tak Kunjung Ada, Warga Korban Temui Ketua DPRD Kota Medan

MEDAN – Merasa persoalan banjir yang telah berlangsung belasan tahun tak kunjung mendapatkan solusi, perwakilan…

7 Juli 2026

LIPPSU Ajak Masyarakat Selamatkan Tanah Gordang Sambilan dari Mafia PETI: Stop, Sebelum Alam Murka!

MEDAN – Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU) mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Mandailing Natal (Madina)…

7 Juli 2026

KORSA: Jangan Hakimi Ditjen PAS dengan Asumsi, Pengadaan Pengamanan Lapas Dinilai Telah Sesuai Standar dan Regulasi

JAKARTA – Korps Rakyat Bersatu (KORSA) menyatakan dukungan penuh terhadap Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS)…

6 Juli 2026