News

Antisipasi Geng Motor, Tekab Polsek Pumbak Gelar Patroli Hingga Dini Hari

45
×

Antisipasi Geng Motor, Tekab Polsek Pumbak Gelar Patroli Hingga Dini Hari

Sebarkan artikel ini

MEDAN-Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) Polsek Patumbak, Polrestabes Medan, menggelar patroli untuk mencegah tindak kriminal di malam hingga dini hari khususnya antisipasi geng motor, di Jalan Sisingamangaraja Kecamatan Medan Amplas . 

Panit Reskrim Polsek Patumbak, Ipda M Yusuf Dabutar mengatakan, patroli dikhususkan untuk mengantisipasi aksi kejahatan yang mungkin bisa terjadi di malam hari.

“Kita turun untuk mengantisipasi aksi tindak kriminal geng motor maupun tawuran yang kerap terjadi di malam hari,” kata Yusuf  Minggu (14/5/2022).

BACA JUGA :  Kapolres Samosir Pimpin Kenaikan Pangkat 14 Personel Sebagai Kado Awal Tahun 2025

Rute yang dilalui, kata Yusuf, merupakan titik rawan terjadinya tindak kriminal. 

“Titik rawan dari Simpang Limun, hingga perbatasan Kota Medan dan Deli Serdang. Itu rawan perjalanan geng motor,” tuturnya.

Dikatakannya, dengan adanya patroli ini, aksi geng motor dan tawuran maupun kejahatan jalanan lainnya yang pernah terjadi di malam hari, dapat diantisipasi.

BACA JUGA :  Cetak Sejarah, Pondok Tahfidz Qur'an Shah-Amin Miliki Ustadz Bersanad Tahfidzul Qur'an

Menurutnya, dengan adanya patroli gabungan ini membuat masyarakat bisa lebih merasa aman dalam menjalankan aktivitasnya.

Sementara hasil yang diperoleh, satu unit sepeda motor tanpa dilengkapi surat dan juga tanpa plat nomor polisi (BK) diamakan.

Selain itu  beberapa anak-anak remaja yang sedang berkupul dipersimpangan Jalan Sisingamangaraja dan Jalan Tritura Kelurahan Harjosar II Kecamatan Medan Amplas dibubarkan karena bisa menjadi potensi konflik.

BACA JUGA :  FAS Belawan Safari Subuh Bersama 200 Jemaah, Ustaz Imam Muttaqien: Salat Merupakan Pelita Dalam Kehidupan

“Patroli ini atas perintah langsung kapolsek melalui kanit reskrim sehingga kita lakukan kegiatan patroli ini. Kita juga mengamankan satu unit sepeda motor tanpa dilengkapi surat dan juga tanpa plat nomor polisi (BK),dan kita juga membubarkan adanya kegiatan remaja berkumpul karena bisa menjadi potensi konflik,” pungkasnya. (Red)