News

GP Ansor Dukung Polda Sumut Cari Dalang Perusakan Aksi Long March Isu Perjudian di Kisaran

35
×

GP Ansor Dukung Polda Sumut Cari Dalang Perusakan Aksi Long March Isu Perjudian di Kisaran

Sebarkan artikel ini

ASAHAN – Ketua Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Asahan, Ali Sofyan memberikan klarifikasi terkait kejadian perusakan diduga lokasi judi di Jalan Imam Bonjol, Kota Kisaran, Kabupaten Asahan, pada Jum’at (10/01/25) kemarin.

Dalam pernyataannya saat menggelar audiensi bersama Kapolres Asahan, Ali Sofyan mengatakan, bahwa sebenarnya pada hari itu pihaknya hanya akan melakukan long march terkait isu maraknya praktik perjudian di Kabupaten Asahan.

Namun ditengah aksi long march tersebut, ada pihak-pihak yang sengaja melakukan penyusupan dan mengambil kesempatan untuk melakukan tindakan anarkis dengan membuat perusakan.

BACA JUGA :  Seloroh Bobby Nasution Lihat Jalan Rusak di Labusel: Ayam Saja Terbang, Menghindari Lubang

Atas kejadian yang sempat viral itu, GP Ansor Asahan merasa nama baiknya telah tercoreng oleh aksi oknum penyusup tersebut, sehingga GP Ansor akan memberikan dukungan penuh kepada Polda Sumut untuk mencari siapa dalang dibalik aksi perusakan tersebut.

“Kegiatan 10 Januari kemarin adalah kegiatan Kesetiaan Kader Ansor dan jika ada kejadian di lapangan, itu bukanlah kegiatan dari kami. Seperti yang disampaikan oleh Pak Kapolres tadi, mungkin dimanfaatkan oleh oknum,” terangnya.
Atas kejadian itu, Ali Sofyan juga memohon maaf kepada seluruh masyarakat Kabupaten Asahan. Dirinya juga menghimbau kepada Polres Asahan agar menindak tegas perusuh atau provokator dalam aksi tersebut.

BACA JUGA :  Terkait Perkara Perkeretaapian di Medan, Kejagung Periksa 2 Orang Saksi

Dalam kesempatan itu, Kapolres Asahan, AKBP Afdhal Junaidi, SIK.,MH.,MM mengatakan, bahwa Polres Asahan tidak dapat bekerja sendiri tanpa adanya peran serta masyarakat.

Untuk itu, Kapolres menghimbau agar seluruh masyarakat bersama stakeholder yang ada, dapat mencari solusi terkait berbagai permasalahan yang sedang terjadi.

“Polres Asahan bersama GP Ansor, mari kita bersama-sama di Asahan ini untuk mencari solusi berkaitan dengan pencegahan geng motor agar tidak terulang lagi. Kemudian bersama-sama menjadi kontrol sosial agar tidak ada lagi perjudian,” ucapnya.

BACA JUGA :  FGD FKLL Rapat Program Keselamatan Lalu Lintas Tahun 2025

AKBP Afdhal Junaidi juga menegaskan, agar masyarakat bersedia melaporkan apabila ada oknum anggota Polri yang menjadi beking perjudian. Terkait pemakai narkoba, Perwira berpangkat melati dua itu pun menghimbau agar masyarakat tidak takut untuk melaporkan jika ada anggota keluarganya yang menjadi pecandu narkoba, agar dapat dilakukan rehabilitasi.

“Apabila ada oknum anggota Polri yang jadi bekingnya (perjudian-red), segera lapor kepada kami, Insyaallah kami akan melakukan tindakan tegas,” tandasnya. (Red)