Kategori: News

Gubernur Sumut Bobby Nasution Minta Transfer Ke Daerah untuk Wilayah 3T Dipertahankan

MEDAN – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mendorong pemerintah pusat untuk memberikan perhatian khusus pada skema Transfer ke Daerah (TKD) bagi wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), khususnya di Kepulauan Nias. Hal ini disampaikan langsung oleh Gubernur Sumut, Bobby Nasution, dalam kunjungan kerja Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Rabu (12/11/2025).

“Khusus daerah 3T mohon dipertimbangkan kembali. Untuk Kepulauan Nias, kami sangat memohon agar tidak ada penyesuaian yang mengurangi alokasi TKD,” pintanya di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut.

Percepatan Penyaluran Anggaran untuk Efektivitas Pembangunan

Selain komitmen pada daerah 3T, Bobby Nasution juga menyoroti pentingnya kepastian waktu dan besaran anggaran yang ditransfer ke daerah.

Menurutnya, informasi yang lebih awal mengenai alokasi anggaran memungkinkan pemerintah daerah menjalankan program pembangunan secara lebih efektif sejak awal tahun.

“Aspirasi dari Pemprov dan kabupaten/kota, pertama tentang timing dan besaran anggaran yang disampaikan ke daerah. Timing transfernya kami utarakan agar tidak mepet, sehingga program bisa dikerjakan lebih awal dan hasilnya langsung dirasakan masyarakat,” jelas Bobby.

Usulan Satgas Kolaborasi untuk Tingkatkan PAD

Pada forum yang sama, anggota Banggar DPR RI, Hinca Panjaitan, mengusulkan pembentukan Satgas Kolaborasi Sumut Berkah. Tugas satgas ini adalah mengkaji keadilan pembagian Dana Bagi Hasil (DBH) serta identifikasi potensi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Usulan ini disambut positif oleh Bobby Nasution. Gubernur menyatakan kesiapan Pemprov Sumut untuk berkolaborasi dengan DPR RI mewujudkan satgas tersebut.

“Keberadaan satgas tentu kami dukung. Kami sangat bersemangat dan siap bekerja sama membentuk satgas ini,” tegas Bobby.

Daerah 3T Jadi Prioritas Banggar DPR RI

Wakil Ketua Banggar DPR RI, Wihadi Wiyanto, menegaskan bahwa daerah 3T telah menjadi perhatian khusus dalam penyusunan anggaran. Ia berjanji masukan dari Gubernur Sumut akan dibawa dalam pembahasan dengan Kementerian Keuangan.

“Memang itu menjadi concern kami. Ke depan, dalam penyusunan anggaran bersama Kemenkeu, kita akan berupaya memberikan perhatian khusus bagi daerah 3T, termasuk dalam hal pembangunan infrastruktur dan program lainnya,” ungkap Wihadi.

Kunjungan kerja Banggar DPR RI ini bertujuan menjaring masukan dari daerah mengenai Transfer ke Daerah, potensi ekonomi, serta realisasi penerimaan negara di Sumatera Utara. Turut hadir dalam pertemuan tersebut sejumlah bupati dan wali kota se-Sumut. (Red)

Terkini

Direktur SSE Curhat 2 Tahun Tagih Hak ke Inalum Hingga Surati Presiden Prabowo

MEDAN – Di balik riuh proyek pengadaan barang di lingkungan BUMN, terselip kisah panjang yang…

24 Mei 2026

M. Afri Rizki Lubis Minta Warga Disiplin Bayar Retribusi Sampah, LPJU Rusak di Medan Tuntungan Ikut Disorot

MEDAN – Permasalahan pengelolaan persampahan di Kecamatan Medan Tuntungan menjadi perhatian serius dalam Sosialisasi Peraturan…

24 Mei 2026

Rahudman: Rico Waas Salah Langkah, Kepala Daerah Bukan Penguasa yang Bisa Jalan Sendiri

MEDAN - Tokoh masyarakat Sumatera Utara, Rahudman Harahap, melontarkan kritik keras terhadap langkah Wali Kota…

24 Mei 2026

14 Tempat Wisata di Samosir Paling Indah, Surga Tersembunyi di Tengah Danau Toba

SAMOSIR – Jelang liburan panjang akhir pertengahan tahun, mungkin sudah banyak yang mempersiapkan rencana berwisata…

23 Mei 2026

Viral Video TKW Taiwan 3 Vs 1, Link Aslinya Akhirnya Ketemu!

JAKARTA - Media sosial kembali panas setelah video bertajuk “TKW Taiwan 3 Vs 1” mendadak…

23 Mei 2026

Jasa Raharja Raih Penghargaan Kapolri atas Dukungan terhadap Keberhasilan Operasi Ketupat 2026 dan Operasi Lilin Nataru 2025

JAKARTA – PT Jasa Raharja menerima penghargaan dari KepolisianNegara Republik Indonesia atas partisipasi aktif dan…

23 Mei 2026