Kategori: InternasionalNews

ICMI Gelar International Conference of Muslim Women di Bogor

BOGOR- Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) menyelenggarakan International Conference of Muslim Women di Bogor, Sabtu (15/12/2024). Konferensi internasional ini mengambil tema Women and Sustainable Development.

Ketua Umum MPP ICMI, Arif Satria mengatakan, konferensi ini merupakan inisiatif ICMI dalam mendorong peran intelektual Muslimah Indonesia untuk memberikan kontribusi lebih besar dalam pembangunan berkelanjutan.

“Kegiatan ini merupakan wujud nyata dedikasi ICMI dalam memperkaya gagasan inovatif tentang pembangunan berkelanjutan terutama dalam meningkatkan kualitas kehidupan perempuan,” kata Arif.

Dalam kegiatan ini dilakukan peluncuran buku berjudul ‘Perempuan dan Pembangunan Berkelanjutan’. Konferensi membahas 28 karya ilmiah dari ilmuwan-ilmuwan Indonesia, Malaysia, Turki, India, dan Singapura.

Konferensi membahas empat tema utama yaknni pendidikan inklusif untuk kesetaraan, kecukupan pangan dan lingkungan berkelanjutan, dan Penguatan ekonomi Perempuan untuk pemberantasan kemiskinan, serta ekonomi Islam untuk keadilan dan kesetaraan.

Salah satu makalah yang mendapat atensi peserta konferensi adalah makalah berjudul ‘Pembangunan Infrastruktur Dasar Berkelanjutan untuk Kesejahteraan’. Kertas kerja yang disusun oleh Fatri Hayani membahas pentingnya pemenuhan infrastuktur dasar bagi seluruh masyarakat yang inklusif.

Hayani selain seorang pengurus MPP ICMI juga seorang wirausaha. Di dalam uraiannya, dia menekankan tiga paradigma dalam pengembangan infrastruktur yakni kepentingan ekonomi, pemerataan pembangunan dan kesejahteraan sosial, dan  kepentingan pelestarian lingkungan.

Secara lebih khusus, Hayani meminta pemerintah memperhatikan penyediaan kesempatan bagi anak-anak dan perempuan untuk memperoleh akses pendidikan yang seluas-luasnya. Lembaga Pendidikan tidak boleh hanya terkonsentrasi di wilayah perkotaan.

“Penyebaran infrastruktur pendidikan yang merata termasuk ke wilayah terpencil dan terluar harus dikedepankan,” kata Hayani.

Hayani juga meminta pemenuhan infrastuktur kesehatan harus diperjuangkan ketersediannya. Akses dan kualitas pelayanan kesehatan untuk ibu, anak, dan remaja dapat mengakselerasi perbaikan nutrisi bagi keluarga.

“Pentingnya infrastruktur kesehatan ini menjadi faktor penting bagi tercapainya cita-cita Indonesia Emas Tahun 2045,” katanya. (Sin/isl)

Terkini

14 Tempat Wisata di Samosir Paling Indah, Surga Tersembunyi di Tengah Danau Toba

SAMOSIR – Jelang liburan panjang akhir pertengahan tahun, mungkin sudah banyak yang mempersiapkan rencana berwisata…

23 Mei 2026

Viral Video TKW Taiwan 3 Vs 1, Link Aslinya Akhirnya Ketemu!

JAKARTA - Media sosial kembali panas setelah video bertajuk “TKW Taiwan 3 Vs 1” mendadak…

23 Mei 2026

Jasa Raharja Raih Penghargaan Kapolri atas Dukungan terhadap Keberhasilan Operasi Ketupat 2026 dan Operasi Lilin Nataru 2025

JAKARTA – PT Jasa Raharja menerima penghargaan dari KepolisianNegara Republik Indonesia atas partisipasi aktif dan…

23 Mei 2026

Hadiri Rakernis Dokkes Polri 2026, Jasa Raharja Perkuat Sinergi Penanganan Korban Kecelakaan Lalu Lintas

JAKARTA – PT Jasa Raharja menghadiri Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Dokkes Polri Tahun 2026 sebagai…

23 Mei 2026

Bupati Deli Serdang Lepas Empat Atlet Renang di Ajang Internasional Milo-KL Klasik Invitational 2026 Malaysia

DELI SERDANG – Empat atlet renang muda asal Kabupaten Deli Serdang siap mengharumkan nama daerah…

23 Mei 2026

Wakil Bupati Deli Serdang Hadiri Pembukaan MUPEL XXIII Permata GBKP di Sibolangit

DELI SERDANG – Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo, menegaskan bahwa pemuda merupakan kekuatan…

23 Mei 2026