Kategori: News

JAGA MARWAH Desak Satgas PKH Cek Lahan Tambang Nikel PT Position, Kalau Ilegal Segera Tertibkan

JAKARTA – Masyarakat sipil menyoroti keberadaan perusahaan nikel PT Position di Halmahera Timur, Maluku Utara karena keberadaan lahannya berada di kawasan hutan masyarakat adat Maba Sangaji. Selain karena lahannya itu, perusahaan nikel itu pun diduga dilindungi aparat penegak hukum.

Menanggapi hal tersebut, Jaringan Pergerakan Masyarakat Bawah menilai (Jaga Marwah) Satuan Tugas (Satgas) Penertiban Kawasan Hutan (PKH) perlu turun tangan menyelidiki keberadaan lahan tambang nikel PT Position itu. Apabila seperti yang diungkap masyarakat sipil bahwa lahannya berada di kawasan hutan, maka sudah seharusnya Satgas PKH bergerak untuk menertibkannya.

“Saya berpegangan kepada pernyataan Presiden Prabowo Subianto bahwa Satgas PKH harus menertibkan aktivitas pertambangan ilegal tanpa pandang bulu, termasuk jika melibatkan aparat atau mantan jenderal. Dan Satgas PKH di bawah komando Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsuddin, pelaksananya Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung, Febrie Adriansyah sudah terbukti berani menertibkan lahan-lahan negara yang dikuasai secara ilegal,” tutur Ketua Umum Jaga Marwah Edison Tamba di Jakarta, Jumat (16/10).

Edison mengatakan, pihaknya mendesak agar Satgas PKH tidak takut menertibkan lahan-lahan tambang ilegal meski diduga ada aparat penegak hukum di belakangnya. Isu ini muncul dari Forum Mahasiswa Pascasarjana (Formapas) Maluku Utara yang menuding PT Position beroperasi tanpa izin resmi, serta menyerobot wilayah konsesi perusahaan lain di Halmahera Timur.

“Kami menunggu tindakan nyata dari Satgas PKH, apakah berani menutup ribuan tambang ilegal? Apalagi itu merupakan perintah dari Presiden Prabowo. Jadi, jika PT Position terbukti melakukan praktik tambang ilegal, harus ada tindakan tegas, siapapun di belakangnya,” tandas Edison.

Isu ini muncul setelah Forum Mahasiswa Pascasarjana (Formapas) Maluku Utara menuding PT Position beroperasi tanpa izin resmi, serta menyerobot wilayah konsesi perusahaan lain di Halmahera Timur.

Ketua Bidang ESDM Formapas, Arsil Made, menilai rumor kepemilikan saham anak Kapolri memperkuat dugaan adanya “perlindungan hukum” terhadap perusahaan tersebut.

“Kasus ini menunjukkan ketimpangan hukum. Warga adat dikriminalisasi sementara perusahaan seolah kebal hukum,” kata Arsil.

Isu lainnya anak Kapolri Listyo Sigit Prabowo memiliki saham di PT Position dan terlibat dalam tambang ilegal. Karena itu, Kapolri dinilai perlu memberikan klarifikasi atas isu sebagai bentuk transparansi agar nama baik institusi Polri tidak tercoreng dan menghentikan spekulasi publik yang kian liar. (Red)

Terkini

Video Viral Diduga Oknum Perwira Polda Sumut Dugem di THM Capital, Propam Lakukan Pemeriksaan

MEDAN – Sebuah video yang memperlihatkan dua pria diduga oknum personel Polda Sumatera Utara (Sumut)…

30 April 2026

Sinergi Lintas Sektoral: Forum Komunikasi Lalu Lintas Labura Gelar FGD Strategis Tangani Kemacetan dan Fatalitas Kecelakaan

AEK KANOPAN, 27 April 2026 – Forum Komunikasi Lalu Lintas (FKLL) Kabupaten Labuhan Batu Utara…

30 April 2026

Pastikan Hak Korban Terpenuhi, Seluruh Ahli Waris Korban MeninggalDunia Kecelakaan KRL di Bekasi Sudah Terima Santunan Jasa Raharja

JAKARTA, 29 April 2026 – PT Jasa Raharja terus mempercepat penyelesaiansantunan bagi korban kecelakaan KRL…

30 April 2026

Prananda Makan Bareng Bobby: Bagian dari Konsolidasi Elite Politik Nasional di 2026

MEDAN - Pertemuan Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution dengan Anggota DPR RI Fraksi NasDem Prananda…

30 April 2026

Jasa Raharja Kantor Cabang Tebing Tinggi Gelar Safety Campaign di SMK 4 Kec Tebing Tinggi

TEBING TINGGI – Dalam rangka menumbuhkan kesadaran dan kepedulian generasi muda terhadap pentingnya keselamatan di…

29 April 2026

Jasa Raharja Tebing Tinggi dan RS Bhayangkara Tebing Tinggi Gelar Pelatihan PPGD di SMK Negeri 4 Kec Tebing Tinggi

TEBING TINGGI - Dalam Rangka Menekan Angka Kecelakaan, Jasa Raharja Cabang Tebing Tinggi bekerja sama…

29 April 2026