Kategori: News

Lantik 1.153 PPPK, Bobby Nasution: Berikan Sumbangsih Terbaik kepada Masyarakat

MEDAN – Sebanyak 1.153 Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemko Medan terlihat sumringah setelah Wali Kota Medan Bobby Nasution melantik dan mengambil sumpah mereka di Stadion Mini Universitas Sumatera Utara (USU) Medan, Rabu (21/6). PPPK yang dilantik itu terdiri dari 1.038 tenaga guru dan 115 tenaga kesehatan.

Jadilah aparatur yang bertanggung jawab, bersih, jujur dan berwibawa serta menjunjung tinggi keadilan dan kebenaran dalam menjalankan tugas, terutama memberikan pelayanan terbaik bagi warga Kota Medan, kata Bobby Nasution.

Menantu Presiden Joko Widodo ini selanjutnya mengungkapkan, program pengangkatan PPPK ini merupakan sebuah solusi untuk Pegawai Non ASN agar bisa mendapatkan fasilitas yang hampir setara dengan PNS. Meski demikian, ujarnya, evaluasi akan tetap diadakan untuk menentukan apakah kontrak kerja ini akan diteruskan atau tidak.

Jadi saudara harus memberikan sumbangsih terbaik untuk masyarakat, pahami segala peraturan yang berlaku dan bekerjalah dengan sepenuh hati, ujarnya mengingatkan.

Dalam pelantikan dan pengambilan sumpah yang turut dihadiri Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman, pimpinan perangkat daerah tersebut, Bobby Nasution juga memaparkan, Pemerintah Pusat tahun ini membutuhkan sebanyak 1.030.751 orang CPNS dan PPPK.

Namun bilang Bobby Nasution, CPNS yang dibutuhkan tersebut diprioritaskan untuk kuota penerimaan Pemerintah Pusat, sedangkan Pemerintah Daerah hanya khusus membuka PPPK saja guna menyelesaikan masalah honorer yang paling banyak tersebar di daerah-daerah.

Lebih jauh Bobby Nasution menjelaskan, kebutuhan ASN yang mencapai 1.030.751 orang tersebut meliputi CPNS dan PPPK. Adapun rinciannya, ungkapnya, instansi pusat sebanyak 46.666 orang yang tersebar untuk jabatan dosen, guru, tenaga kesehatan, dan tenaga teknis.

Sedangkan kuota PPPK untuk instansi daerah sebanyak 943.373 orang dengan jabatan guru, tenaga kesehatan dan tenaga teknis, termasuk saudara-saudara sekalian di dalamnya, ungkapnya.

Dikatakan Bobby Nasution, seleksi tahun ini akan dilakukan secara selektif dengan menerapkan empat kebijakan prioritas Pemerintah yang berfokus pada pelayanan dasar, memberikan kesempatan rekrutmen talenta digital, merekrut CPNS secara selektif dan mengurangi rekrutmen jabatan yang akan terdampak oleh transformasi digital.

Semua ini bermuara pada keinginan dan kebutuhan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik yang semakin baik kedepannya, paparnya. (red)

Terkini

Perkuat Keselamatan Transportasi Publik, Jasa Raharja dan Dishub Medan Kembali Gelar Bimtek bagi Pengemudi BTS

MEDAN - PT Jasa Raharja Cabang Utama Sumatera Utara kembali bersinergi dengan Dinas Perhubungan Kota…

22 Juli 2026

Dugaan Korupsi & Jual Beli Menguat, JAGA MARWAH: Banyak Pejabat Bermasalah Dilantik di Kepemimpinan Rico Waas

MEDAN – Di tengah euforia masyarakat menyambut keberhasilan Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026, perhatian publik…

20 Juli 2026

Rizki Lubis: Perda Pengelolaan Persampahan Harus Jadi Gerakan Bersama untuk Cegah Banjir di Medan

MEDAN – Peraturan Daerah (Perda) Kota Medan Nomor 7 Tahun 2024 tentang Pengelolaan Persampahan diharapkan tidak…

19 Juli 2026

Tak Hanya Bahas Sampah, Zulkarnaen Dengarkan Curhat Warga Soal Jalan, Drainase dan Lampu Jalan

MEDAN – Persoalan sampah di Kota Medan dinilai tidak bisa diselesaikan oleh satu instansi saja. Dibutuhkan…

19 Juli 2026

Sosper Perda Persampahan, Zulkarnaen Minta OPD Bergerak Cepat Tangani Keluhan Warga

MEDAN – Persoalan sampah di Kota Medan dinilai tidak bisa diselesaikan oleh satu instansi saja. Dibutuhkan…

18 Juli 2026

Zulkarnaen Jagokan Argentina Juara Piala Dunia 2026, Lionel Messi Jadi Alasan Utama

MEDAN – Euforia Piala Dunia 2026 mulai terasa di berbagai kalangan. Bukan hanya para pencinta sepak…

18 Juli 2026