News

Meryl Saragih Dukung Kodam I BB Backup Polisi Berantas Pelaku Kejahatan Jalanan

28
×

Meryl Saragih Dukung Kodam I BB Backup Polisi Berantas Pelaku Kejahatan Jalanan

Sebarkan artikel ini

MEDAN – Anggota DPRD Sumut Komisi A Meryl Rouli Saragih mendukung Intel Kodam I Bukit Barisan turun ke jalan berantas begal dan geng motor di Medan.

Detasemen Intel Kodam I Bukit Barisan (Deninteldam I BB) terjunkan personil ke jalan-jalan di Kota Medan guna melakukan aksi pemberantasan begal dan geng motor.

Hal itu, bertujuan untuk memberikan ketertiban dan kenyamanan bagi masyarakat dari tindakan kejahatan kriminalitas. Kemudian, langkah ini juga dilakukan untuk mencegah aksi brutal geng motor dan begal yang meresahkan masyarakat.

BACA JUGA :  Bapemperda DPRD Sumut Gelar FGD Implementasi UU HKPD, Meryl: Untuk Tata Kelola Pajak Daerah Lebih Baik

“Ya saya dapat info bahwa Deninteldam I BB telah menyebar anggota untuk membantu Polri dalam hal ini Polrestabes Medan untuk mengatasi begal sesuai permintaan Wali Kota Medan,” ujar Meryl.

Daninteldam I BB menginstruksikan anggotanya untuk tidak ragu menindak tegas dan terukur kepada para pelaku kejahatan jalanan tersebut.

Dirinya menekankan perlunya tindakan tegas terukur bagi pelaku kriminal. Jika masih sering terjadi, tindakan di lapangan pun akan diterapkan tanpa ragu.

BACA JUGA :  Meryl Saragih Minta ASN dan TNI/Polri Jaga Netralitas di Pemilu 2024

“Kita harus keroyokan untuk membasmi begal di sumut ini. Tidak bisa kerja sendiri-sendiri harus kolaborasi. Wali Kota Medan juga bisa menginstruksikan kepada 2001 Kepling untuk melakukan deteksi awal, menyisir lingkungan dan apabila ada oknum dan komplotan yang mendurigakan dapat melaporkannya kepada lurah dan aparat penegak hukum agar ditelusuri dan ditindaklanjuti,” harapnya.

BACA JUGA :  Gerak Cepat Jasa Raharja Pastikan Jaminan dan Santunan untuk Korban Kecelakaan KA vs Sepeda Motor di Magetan Jawa Timur

Pemerintah, lanjut Meryl, bekerjasama dengan siskamling, babinsa dan babinkabtimmas, juga bisa melakukan sekat malam dan operasi razia senjata tajam. (Red)