Tapanuli Utara – Seorang oknum karyawan bank di Tarutung berinisial NIS dilaporkan ke polisi atas dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan uang senilai Rp.600 juga beserta 45 gram emas.
“Kami, selaku kuasa hukum klien kami yang menjadi korban telah melaporkan NIS dengan dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan uang,” terang Olsen Lumbantobing didampingi Lehon Panggabean dari Kantor Hukum Yustitia Olt dan partner, Senin (27/1).
Disebutkan, pihaknya bertindak untuk dan atas nama serta mewakili kepentingan hukum korban, yakni Reni Simorangkir selaku pemberi kuasa sebagai penasehat hukum dalam hal membuat dan mengajukan laporan polisi di Polres Taput atas dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan uang sebagaimana diatur dalam pasal 378 Jo 372 KUHPidana.
“Sesuai keterangan klien kami, komunikasi antara korban dan terlapor masih terjadi pada 7 Januari 2024 lalu, namun setelah itu komunikasi terputus dan si terlapor kabur usai memblokir nomor seluler korban,” ujar Olsen.
Harapnya, laporan polisi yang diperbuat pihaknya segera mendapatkan tindak lanjut pengusutan dari petugas.
“Dugaan sementara, bukan hanya klien kami saja yang menjadi korban. Sehingga, kita percaya pihak kepolisian akan bekerja secara profesional dan segera menindaklanjuti laporan tersebut dan menemukan keberadaan si terlapor,” tukasnya dikutip dari Antara. (red/ant)
MEDAN – Dalam upaya meningkatkan keselamatan dan kesehatan para awak angkutan umum, PT Jasa Raharja…
JAKARTA - PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) PalmCo, subholding PTPN III (Persero), menetapkan pembagian…
DELI SERDANG – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet sepatu roda Kabupaten Deli Serdang. Kontingen Deli Serdang…
MEDAN – Merasa persoalan banjir yang telah berlangsung belasan tahun tak kunjung mendapatkan solusi, perwakilan…
MEDAN – Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU) mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Mandailing Natal (Madina)…
JAKARTA – Korps Rakyat Bersatu (KORSA) menyatakan dukungan penuh terhadap Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS)…