Pemerhati Hutsos Sumatera Puji Prestasi Raja Juli dan Jajaran Perhutanan Sosial

12
×

Pemerhati Hutsos Sumatera Puji Prestasi Raja Juli dan Jajaran Perhutanan Sosial

Sebarkan artikel ini

MEDAN– Doli Nurdiansyah Silitonga, salah satu pemerhati Perhutanan Sosial (Hutsos) Sumatera Utara, menyatakan rasa optimis atas pencapaian kerja baik Kementerian Kehutanan RI, di bawah kepemimpinan Menteri Raja Juli Antoni.

Sebelumnya, diketahui berdasarkan hasil survei yang dirilis IndoStrategi tahun 2025, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni masuk dalam daftar 10 besar daftar menteri berkinerja terbaik di Kabinet Indonesia Merah Putih. Survei tersebut menilai kinerja para menteri berdasarkan capaian program prioritas di masing-masing kementerian.

BACA JUGA :  Kepala Balai Perhutanan Sosial Medan Hadiri Pembahasan Ranperda Perhutanan Sosial Sumatera Utara

“Sebagai salah satu masyarakat yang peduli dengan perhutanan sosial, Saya melihat kinerja baik yang positif dan hebat dari kementerian kehutanan dibawah kepemimpinan Bapak Raja Juli Antoni dan jajaran. Apalagi di Sumatera Utara, kota Medan, disini kami aktif juga berdiskusi dengan jajaran kementerian kehutanan, khususnya Balai Perhutanan Sosial Medan, yang saat ini sangat aktif melakukan sosialisasi dan pendampingan perihal perhutanan sosial kepada masyarakat,” ujar Doli Nurdiansyah Silitonga yang biasa dipanggil Bro Doli, di Medan, Selasa (4/11/2025).

BACA JUGA :  Kepala Balai Perhutanan Sosial Medan Hadiri Pembahasan Ranperda Perhutanan Sosial Sumatera Utara

Dalam catatan wartawan, menurut Kepala Balai Perhutanan Sosial Medan, Apri Dwi Sumarah, mengatakan bahwa di Sumatera Utara sudah 25,6 ribu KK yang menerima SK Perhutanan Sosial, yang terdiri dari 529 Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS).

“Di Sumatera Utara sendiri, Kementerian Kehutanan RI menyerahkan sebanyak 291 Surat Keterangan (SK) Perhutanan Sosial kepada 25.643 Kepala Keluarga (KK) di Sumatra Utara (Sumut) dengan luasan 113.697 hektare. Selain itu, masih ada sekitar 400.000 hektare lahan lagi di Sumut yang berpotensi mendapat SK Perhutanan Sosial,” ujar Apri.