Kategori: News

Pro Kontra Pemerintah dan Pengusaha soal Proyek MYC Rp2,7 Triliun, Kader LSM LiRA Angkat Bicara

SUMATRATODAY.COM, MEDAN – Pro kontra terkait proyek Multi Years Contract (MYC) senilai Rp2,7 triliun sebagai rencana pembangunan Pemerintah Provinsi Utara (Pemprovsu), terus bergulir. Begitupun, sejumlah pihak yang awalnya memprotes sistem pelaksanaan proyek itu, tampak mendukung langkah Pemrovsu, tentu saja dengan perbaikan sistem pelaksanaanya.

Seperti disampaikan FR Nasution, salah seorang aktifis muda Sumatera Utara, yang tahun lalu turut serta menyoroti proyek tersebut, karena ia anggap ada kesalahan sistem. Setelah melihat langkah Pemprovsu melakukan perbaikan, ia menilai bahwa proyek yang sedang dikerjakan itu, memang sangat layak didukung.

“Terlepas dari gonjang-ganjing perseteruan PT Waskita Karya dan Pemprovsu, proyek MYC yang sedang berjalan ini hendaknya didukung aktivis serta para pelaku politik di propinsi ini, agar proyek tersebut dapat terlaksana tepat waktu sehingga masyarakat dapat merasakan manfaatnya,” ungkap FR Nasution yang merupakan kader LSM LIRA di Kecamatan Medan Denai, Selasa (10/1/2023) siang.

FR Nasution mengatakan, sebagai warga Sumatera Utara (Sumut) yang berdomisili di Medan Denai, sangat mendorong proyek MYC senilai Rp2,7 triliun tersebut segera terselesaikan.

“Meskipun Kecamatan Medan Denai tidak mendapat sentuhan langsung dari anggaran proyek APBN tersebut, akan tetapi sebagai warga Sumut, kami juga berhak berhadap pada Pemprovsu mampu mengakomodir situasi yang kurang baik saat ini,” sambungnya.

Sebagai Ketua LSM LiRA Medan Denai, FR Nasution berharal proyeksi tersebut jangan dipolitisasi karena kepentingan politik segelintir oknum, yang seolah mengenyampingkan kepentingan masyarakat Sumut secara luas.

“Saya secara pribadi berkeyakinan Gubsu Edy Rahmayadi adalah sosok pemimpin yang bijaksana dalam mengambil setiap tindakan. Jikapun terdapat kekeliruan bersifat teknis, pasti ini bisa dianulir melalui perbaikan sistem, agar opini publik tidak tersesat oleh isu yang seolah pemerintah tidak bertanggung jawab sebagai pelaksana pembangunan MYC yang diamanatkan Negara melalui APBN.

“PT Waskita Karya sebagai pemenang tender proyek MYC ini, tentu saja perlu komunikasi yang baik juga antara kedua kedua pihak, Pemprovsu dan PT Waskita Karya,” imbuhnya.

FR Nasution mengingatkan, proyek senilai Rp2,7 triliun tersebut merupakan ranahnya pembangunan di Sumut, bukan ranah kontradiktif antara penguasa dan pengusaha untuk mencari kepentingan kelompok, karena hal itu nantinya bisa menghambat pembangunan.

“Saya berharap bagi tokoh aktivis dan elit politik di daerah yang dilintasi oleh proyek MYC ini untuk pro aktif mengawal dan mengawasi anggaran tersebut supaya tepat waktu dan sasaran,” ujarnya.

Papar FR Nasution, bila terdapat kekurangan volume kerja ataupun kelebihan pembayaran, maka Pemprovsu cukup mempercayakan penuh kepada lembaga pengawas seperti kejaksaan, kepolisian dan BPK. Merekalah nantinya yang mampu mengaudit kinerja para kontraktor jika terdapat kekeliruan atau salah spesifikasi teknis maupun juknis kerjanya.

“Namun pemerintah juga harus bijak dalam mengambil sikap. Bila pemerintah mau membayar, sesuaikan saja dengan hasil kerja yang ada agar pembangunan terus berjalan,” harapnya.

Di akhir komentarnya, secara pribadi ia menilai perbedaan pendapat dan sikap yang terjadi adalah bagian penting dalam merawat suatu persahabatan. (Red)

Terkini

Jasa Raharja Sumatera Utara Gelar Mobile Unit Keselamatan Lalu Lintas di Pool PO DAMRI Medan

MEDAN – Dalam upaya meningkatkan keselamatan dan kesehatan para awak angkutan umum, PT Jasa Raharja…

8 Juli 2026

Konsisten, PTPN IV Palmco Tahun Ini Bagikan Dividen Rp2,83 Triliun

JAKARTA - PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) PalmCo, subholding PTPN III (Persero), menetapkan pembagian…

8 Juli 2026

DSILS Sabet 28 Medali di Kejurnas Pariaman Open 2026, Zulkifli: Hadiah Terindah untuk HUT ke-80 Deli Serdang

DELI SERDANG – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet sepatu roda Kabupaten Deli Serdang. Kontingen Deli Serdang…

7 Juli 2026

Solusi Banjir Sempakata Tak Kunjung Ada, Warga Korban Temui Ketua DPRD Kota Medan

MEDAN – Merasa persoalan banjir yang telah berlangsung belasan tahun tak kunjung mendapatkan solusi, perwakilan…

7 Juli 2026

LIPPSU Ajak Masyarakat Selamatkan Tanah Gordang Sambilan dari Mafia PETI: Stop, Sebelum Alam Murka!

MEDAN – Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU) mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Mandailing Natal (Madina)…

7 Juli 2026

KORSA: Jangan Hakimi Ditjen PAS dengan Asumsi, Pengadaan Pengamanan Lapas Dinilai Telah Sesuai Standar dan Regulasi

JAKARTA – Korps Rakyat Bersatu (KORSA) menyatakan dukungan penuh terhadap Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS)…

6 Juli 2026