Panitia Pelaksana ASEAN Boys Championship, Muhammad Fauzi
MEDAN – Persoalan akomodasi negara peserta ASEAN Boys Championship 2026 mencuat ke permukaan. Sejumlah negara terpaksa chek-out lebih dulu dari karena sampai hari ini uang hotel tidak dibayar.
“Kami kecewa karena Pemko Medan tidak komitmen soal akomodasi negara peserta AFF ini. Kasihan para pemain muda yang mau mengasah mental, terpaksa dipusingkan karena soal uang hotel,” kata salah seorang Panitia Pelaksana ASEAN Boys Championship, Muhammad Fauzi, Senin (1/6/2026) di Medan.
Dia menjelaskan beberapa negara yang terpaksa angkat kaki dari hotel di Medan. Di antaranya Timor Leste yang angkat kaki dari Grand Mercure Hotel Medan. Filipina juga terancam bernasib sama.
Diketahui, Pemko Medan sebelumnya sudah berkomitmen membayar biaya akomodasi hotel untuk negara peserta ASEAN Boys Championship. Namun hingga hari ini, komitmen itu seolah tidak dilakukan.
Padahal event ini membawa nama Indonesia di kancah global. Jika situasinya seperti ini, maka Pemko Medan dinilai sudah membohongi PSSI dan AFF selaku federasi sepakbola di ASEAN. (Red)
MEDAN – Di tengah euforia masyarakat menyambut keberhasilan Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026, perhatian publik…
MEDAN – Peraturan Daerah (Perda) Kota Medan Nomor 7 Tahun 2024 tentang Pengelolaan Persampahan diharapkan tidak…
MEDAN – Persoalan sampah di Kota Medan dinilai tidak bisa diselesaikan oleh satu instansi saja. Dibutuhkan…
MEDAN – Persoalan sampah di Kota Medan dinilai tidak bisa diselesaikan oleh satu instansi saja. Dibutuhkan…
MEDAN – Euforia Piala Dunia 2026 mulai terasa di berbagai kalangan. Bukan hanya para pencinta sepak…
MEDAN – Sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan keselamatan transportasi dan menekan angka kecelakaan lalu lintas,…