News

Viral Video Syur Andini Permata, Link Videonya Terus Diburu Netizen

849
×

Viral Video Syur Andini Permata, Link Videonya Terus Diburu Netizen

Sebarkan artikel ini
Gambar cuplikan adegan syur video Andini Permata yang beredar.
Gambar cuplikan adegan syur video Andini Permata yang beredar.

JAKARTA – Nama Andini Permata menjadi trending dalam mesin pencarian Google dan menjadi topik hangat dalam diskusi di grup Telegram serta di TikTok.

Namun, hingga kini, belum ada konfirmasi resmi mengenai perempuan yang muncul dalam video tersebut.

Kehebohan ini bermula setelah munculnya empat tautan video berisi konten dewasa yang menyebar dengan cepat di media sosial seperti X dan TikTok.

Tautan-tautan ini menimbulkan kehebohan karena menampilkan seorang perempuan muda yang diklaim bernama Andini Permata, yang diduga terlibat dalam adegan intim dengan seorang anak laki-laki.

BACA JUGA :  Pemko Komit Dukung Program PMI Medan

Berbagai spekulasi pun berkembang, hingga ada yang menyatakan bahwa anak tersebut adalah adiknya. Namun, apakah itu benar? Sampai sekarang, identitas Andini dan anak laki-laki tersebut belum terungkap.

Insiden ini berawal dengan postingan dari akun anonim di platform media sosial X (yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter) pada hari Minggu, 6 Juli 2025.

Pada saat itu, terdapat empat tautan video yang mengundang perhatian publik dan menjadi trending topik.

BACA JUGA :  PN Medan Tolak Eksepsi Mucikari Asal Labusel

Sebagian besar pengguna internet ramai membahas dan mencoba mencari tahu identitas orang yang disebutkan dalam video tersebut.

Hingga saat ini, tidak ada akun di media sosial yang terverifikasi atau profil jelas yang menghubungkan dengan sosok viral itu.

Kondisi ini menimbulkan kecurigaan bahwa video tersebut mungkin hanya merupakan alat provokasi yang berbasis clickbait.

BACA JUGA :  Longsor Menimbun Badan Jalan di Desa Daerah Langkat Sepanjang 50M

Banyak yang beranggapan bahwa nama yang dikenal ini mungkin secara sengaja dipromosikan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab untuk menarik perhatian pengguna internet dan menyebarkan tautan yang berisiko.

Para ahli keamanan siber memperingatkan bahwa tautan yang diklaim berisi video konten dewasa sering kali berfungsi sebagai jebakan digital.

Tautan itu berpotensi mengandung phishing atau malware yang bisa mencuri data pribadi pengguna. (Red)