Politik

Ini Tiga Pesan Bobby Nasution di Tabligh Akbar Bersama BKPRMI

29
×

Ini Tiga Pesan Bobby Nasution di Tabligh Akbar Bersama BKPRMI

Sebarkan artikel ini

MEDAN – Ratusan masyarakat yang bergabung dalam Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) gelar tabligh akbar bersama calon Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, nomor urut 1 di Jalan Seroja, Kec. Medan Sunggal, Kamis (24/10) siang.

Ada 3 pesan yang disarankan Bobby Nasution kepada ratusan tamu yang hadir. Yakni yang pertama, memilih pemimpin harus melihat orangnya. “Harus liat karakternya, bagaimana orang itu menyikapi suatu masalah. Dan apakah orang itu menghargai seseorang,” ucapnya.

BACA JUGA :  Rapat Pleno Terbuka KPU, Golkar Pemenang Pemilu Legislatif 2024 Tingkat Sumut Raih 22 Kursi

Yang kedua, jika pemimpin tersebut sudah pernah menjabat harus melihat apa saja yang sudah dikerjakan. “Saat saya jadi Walikota Medan, masyarakat Kota Medan tak perlu lagi berobat pakai BPJS cukup hanya membawa KTP,” sambungnya.

Tak hanya itu, Bobby juga mengaku dengan menggunakan anggaran pemerintah Kota Medan, pihak membangun islamic center. “Saat ini sedang dalam pembangunan, dan juga underpass. Itu menggunakan anggarakan yang dikelolah oleh Pemko Medan,” bebernya.

BACA JUGA :  FARAN : Medan Butuh Figur Pemimpin Berpengalaman, Bukan yang Coba-Coba!

Dan yang ketiga, Bobby meminta kepada seluruh masyarakat untu melihat langsung bagaimana seorang pemimpin berkampanye. “Dan yang terkahirihat bagaimana kampanye,” sebutnya.

Menurut Bobby, seorang pemimpin yang baik tidak akan menjelek-jelekan calon lainnya. “Jangan gara-gara pilkada kita saling menjelekan orang. Kita harus cerdas dan jangan mau dibodoh-bodohi,” pintanya seraya disambut tepuk tangan oleh ratusan masyarakat.

BACA JUGA :  BATU MARMAR Nilai Hasyim SE Punya Kapasitas Kuat Pimpin Kota Medan ke Depan

Usai memberikan kata sambutannya, acara tabligh akbar pun dilanjutkan dengan ceramah dari ustad Muhammad Fikri Haikal MZ. Dalam ceramahnya, anak KH Zainuddin MZ ini meminta agar tamu undangan yang datang untuk memilih seorang pemimpin yang berakhlak. “Yang dimaksud dengan berakhlak ini, ucapan dan dilakukan sesuai dengan perbuatannya,” ujarnya. (Edo/red)