Kategori: Rileks

Baru 20 Daerah, Pj Gubsu Harapkan Seluruh Daerah UHC

MEDAN – Pj Gubsu Agus Fatoni meminta seluruh kabupaten/kita yang belum mencapai universal health coverage (UHC) atau cakupan kesehatan menyeluruh agar segera membenahi diri untuk UHC.

Pemprovsu sendiri, katanya, terus melakukan pendampingan dan asistensi serta mendorong agar daerah di Sumut semua mencapai UHC.
“Kita semua berkomitmen agar Provinsi Sumut seluruhnya sudah UHC. Sejauh ini yang menjadi kendala hanya anggaran saja. Karena ada beberapa daerah yang belum siap memberikan. Porsi anggaran untuk itu. Kita dari Pemprovsu terus mendorong dan akan melakukan sharing anggaran,” kata Agus Fatoni usai menghadiri peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 60 di kantor Gubsu, Medan, Kamis (28/11/2024).

Ketua Komisi E DPRD Sumut Subandi di tempat yang sama menegaskan, untuk mencapai UHC seluruh Sumut, maka harus ada komitmen yang kuat terutama soal anggaran.
“Kita tidak ingin hanya cakap cakap saja, tapi harus ada dukungan anggaran yang kuat jika memang kita berkeinginan untuk mencapai UHC. Jangan hanya kita dengar di Deli Serdang berobat cukup pakai KTP ternyata di lapangan tidak atau kita katakan stunting turun tapi masih ada ditemukan kasusnya,” tegas Politisi Partai Gerindra tersebut.

Sejauh ini, katanya, DPRD Sumut mendukung penuh komitmen Pemprovsu untuk mencapai UHC. “Insya Allah DRPD Sumut akan bersinergi soal ini dengan Pemprovsu. Kita buktikan waktu di PAPBD kemarin, kita tambah anggaran lima miliar rupiah untuk UHC,” ungkapnya.

Plt Kadiskes Sumut Basarin Yunus menjelaskan, saat ini di Sumut sudah ada 20 kabupaten kota yang belum UHC. “Tinggal 13 kabupaten kota lagi yang belum. Dan itu daerah daerah yang penduduknya banyak seperti Asahan, dan Labuhanbatu. Jadi dana sharing ya juga harus lebih banyak” jelas Basarin.

Dinkes Sumut terus mendorong agar daerah segera UHC, karena minimal 98 persen warga yang sudah tercover. Untuk ini, Dinkes Sumut menambah anggaran menjadi Rp200 miliar untuk sharing penerima bantuan iuran BPJS Kesehatan. “Termasuk untuk Kota Medan, yang menjadi tanggungan PBI provinsi tetap kita tanggung,” jelasnya.

Dia menambahkan, beda lagi kasus warga yang tidak mampu dan tidak memiliki BPJS Kesehatan dari daerah yang tidak UHC, maka Dinkes Sumut juga sudah menyiapkan anggaran yang tidak sedikit untuk membantu perobatannya.
“Unreguster istilah ya, yakni mereka yang tidak mampu tapi tidak memiliki BPJS Kesehatan sehingga berobatnya kita tanggulangi dari dana provinsi. Tahun ini kita siapkan enam miliar rupiah. Dana itu sudah hahis. Kalau ada kasus dalam tahun ini terpaksa kita utang dengan rumah sakit,” sebut Basarin lagi. (Red)

Terkini

Direktur SSE Curhat 2 Tahun Tagih Hak ke Inalum Hingga Surati Presiden Prabowo

MEDAN – Di balik riuh proyek pengadaan barang di lingkungan BUMN, terselip kisah panjang yang…

24 Mei 2026

M. Afri Rizki Lubis Minta Warga Disiplin Bayar Retribusi Sampah, LPJU Rusak di Medan Tuntungan Ikut Disorot

MEDAN – Permasalahan pengelolaan persampahan di Kecamatan Medan Tuntungan menjadi perhatian serius dalam Sosialisasi Peraturan…

24 Mei 2026

Rahudman: Rico Waas Salah Langkah, Kepala Daerah Bukan Penguasa yang Bisa Jalan Sendiri

MEDAN - Tokoh masyarakat Sumatera Utara, Rahudman Harahap, melontarkan kritik keras terhadap langkah Wali Kota…

24 Mei 2026

14 Tempat Wisata di Samosir Paling Indah, Surga Tersembunyi di Tengah Danau Toba

SAMOSIR – Jelang liburan panjang akhir pertengahan tahun, mungkin sudah banyak yang mempersiapkan rencana berwisata…

23 Mei 2026

Viral Video TKW Taiwan 3 Vs 1, Link Aslinya Akhirnya Ketemu!

JAKARTA - Media sosial kembali panas setelah video bertajuk “TKW Taiwan 3 Vs 1” mendadak…

23 Mei 2026

Jasa Raharja Raih Penghargaan Kapolri atas Dukungan terhadap Keberhasilan Operasi Ketupat 2026 dan Operasi Lilin Nataru 2025

JAKARTA – PT Jasa Raharja menerima penghargaan dari KepolisianNegara Republik Indonesia atas partisipasi aktif dan…

23 Mei 2026