Kategori: Bisnis

Buka Lapangan Kerja Baru di Panyabungan Timur Melalui Pengembangan Pisang Abaka

Panyabungan. Dipercaya menambah lapangan kerja baru bagi masyarakat. Setelah pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) bersama PT Serat Alam Nasional Indonesia (SANI) sepakat mengembangkan tanaman pisang abaka di Kecamatan Panyabungan Timur.

Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara PT SANI dan Kelompok Tani Hutan (KTH) Subur Tani Desa Aek Nabara yang disaksikan langsung oleh Bupati Madina, Saipullah Nasution di Aula Kantor Bupati Madina, Komplek Perkantoran Payaloting, Panyabungan.

Bupati Saipullah menyebut kerja sama itu merupakan langkah strategis untuk membuka lapangan kerja baru sekaligus memperkuat perekonomian daerah.

“Pisang abaka memiliki potensi besar karena dapat diolah menjadi berbagai produk bernilai tinggi seperti serat tenunan, kerajinan tangan, hingga kemasan teh celup. Kita harapkan Madina menjadi pionir pengembangan abaka di Sumatera Utara,” ujar Saipullah usai MoU, Jum’at (24/10/2025).

Menurutnya, kerja sama dengan PT SANI tidak hanya mencakup penanaman, tetapi juga pembangunan industri pengolahan abaka di wilayah Madina.

“Kita ingin hasil dari Madina bukan lagi bahan mentah, melainkan produk setengah jadi atau produk jadi. Melalui proyek ini, dua sektor tenaga kerja baru akan terbuka — di bidang perkebunan dan industri pengolahan,” katanya.

Selain aspek ekonomi, Saipullah berharap program ini mampu mengubah citra wilayah Panyabungan Timur yang sebelumnya dikenal sebagai daerah rawan tanaman terlarang.

“Mulai dari Aek Nabara, kita akan kembangkan hingga Hutatinggi, Banjar Lancat, Hutabangun, dan Pagur,” tambahnya.

Ia juga menjelaskan, pisang abaka merupakan tanaman langka yang hanya tumbuh di tiga negara, yakni Indonesia, Filipina, dan Ekuador

“Kebutuhan pasar dunia terhadap abaka sangat besar. Ini peluang emas bagi Madina untuk menjadi salah satu pusat pengembangan abaka di Indonesia,” tegas Saipullah.

Pemkab Madina, lanjutnya, akan memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kerja sama tersebut.

“Saya sudah tugaskan Camat Panyabungan Timur untuk mengawal agar tidak ada hambatan teknis maupun regulasi. Kami juga berharap BNN ikut mendampingi agar kawasan ini benar-benar bertransformasi menjadi daerah produktif,” ujar bupati.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Madina, Taufik Zulhendra Ritonga, menambahkan bahwa hasil survei PT SANI menunjukkan tanaman abaka sangat cocok dikembangkan di wilayah Panyabungan Timur.

“Tanah di daerah Aek Nabara kaya mineral, sangat cocok untuk pengembangan pisang abaka. Ini menjadi terobosan baru untuk mendukung visi-misi bupati dalam peningkatan ekonomi daerah,” ujar Taufik.

Penandatanganan MoU turut disaksikan oleh Wakil Bupati Atika, Azmi Utammi Nasution, Pj. Sekdakab Madina, Sahnan Pasaribu, Kepala BNN Madina, para asisten, kepala OPD, kepala UPTD KPH VIII Kehutanan Sumut, Camat Panyabungan Timur, dan Kepala Desa Aek Nabara.

(red/mdz)

Terkini

JAGA MARWAH: Penggeledahan Kafe Terkait Jampidsus Jangan Dijadikan Alat Pelemahan Kejaksaan RI

JAKARTA – Aktivis antikorupsi yang juga Ketua Umum Jaringan Pergerakan Masyarakat Bawah (Jaga Marwah), Edison…

9 Juli 2026

Jasa Raharja Sumatera Utara Gelar Mobile Unit Keselamatan Lalu Lintas di Pool PO DAMRI Medan

MEDAN – Dalam upaya meningkatkan keselamatan dan kesehatan para awak angkutan umum, PT Jasa Raharja…

8 Juli 2026

Konsisten, PTPN IV Palmco Tahun Ini Bagikan Dividen Rp2,83 Triliun

JAKARTA - PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) PalmCo, subholding PTPN III (Persero), menetapkan pembagian…

8 Juli 2026

DSILS Sabet 28 Medali di Kejurnas Pariaman Open 2026, Zulkifli: Hadiah Terindah untuk HUT ke-80 Deli Serdang

DELI SERDANG – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet sepatu roda Kabupaten Deli Serdang. Kontingen Deli Serdang…

7 Juli 2026

Solusi Banjir Sempakata Tak Kunjung Ada, Warga Korban Temui Ketua DPRD Kota Medan

MEDAN – Merasa persoalan banjir yang telah berlangsung belasan tahun tak kunjung mendapatkan solusi, perwakilan…

7 Juli 2026

LIPPSU Ajak Masyarakat Selamatkan Tanah Gordang Sambilan dari Mafia PETI: Stop, Sebelum Alam Murka!

MEDAN – Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU) mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Mandailing Natal (Madina)…

7 Juli 2026