MEDAN – Berbeda dengan moda angkutan udara, jumlah penumpang bus justru menurun selama libur Nataru di Sumut dibandingkan tahun sebelumnya. Sebanyak 4.541 unit bus tercatat beroperasi, turun 1,19%, dengan total penumpang 58.756 orang. Jumlah penumpang menurun signifikan sebesar 22,64%.
Dua puncak pergerakan tetap terjadi tepatnya pada empat hari sebelum Natal (H-4) dengan catatan sebanyak 5.909 orang menggunakan layanan bus.
Selain itu, tiga hari setelah Tahun Baru (H+3) ada sebanyak 5.494 orang tercatat bepergian.
Penurunan ini dinilai disebabkan oleh preferensi masyarakat yang beralih ke moda transportasi lain seperti kereta api atau kendaraan pribadi. Namun, layanan bus tetap menjadi pilihan penting bagi masyarakat yang bepergian ke daerah-daerah tertentu.
Kadishub Sumut Dr. Agustinus Panjaitan mengingatkan pentingnya kerja sama dan kesiapsiagaan seluruh personel dalam menghadapi puncak arus balik Nataru minggu ini.
“Kita harus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, memastikan perjalanan mereka aman, nyaman, dan lancar,” pungkas Agustinus.
JAKARTA – Aktivis antikorupsi yang juga Ketua Umum Jaringan Pergerakan Masyarakat Bawah (Jaga Marwah), Edison…
MEDAN – Dalam upaya meningkatkan keselamatan dan kesehatan para awak angkutan umum, PT Jasa Raharja…
JAKARTA - PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) PalmCo, subholding PTPN III (Persero), menetapkan pembagian…
DELI SERDANG – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet sepatu roda Kabupaten Deli Serdang. Kontingen Deli Serdang…
MEDAN – Merasa persoalan banjir yang telah berlangsung belasan tahun tak kunjung mendapatkan solusi, perwakilan…
MEDAN – Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU) mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Mandailing Natal (Madina)…