Kategori: Edukasi

Ketua DPRD Sumut Minta Dinas PAD Tingkatkan Literasi Modernasi

MEDAN – Ketua DPRD Sumut Dr Sutarto MSi mendorong Kadis Perpustakaan dan Arsip Daerah (PAD) Sumut untuk meningkatkan literasi modernisasi dan digitalisasi perpustakaan daerah guna menambah literasi masyarakat Sumut.

Hal tersebut dikemukakan Sutarto kepada wartawan, Sabtu (6/7/2024) melalui pesan WhatsApp seusai berdiskusi dengan Kadis PAD Sumut Dwi Endah Purwanti terkait pentingnya modernisasi dan digitalisasi perpustakaan daerah, agar menambah tingkat literasi masyarakat Sumut.

“Untuk peningkatan literasi modernisasi dan digitalisasi tersebut, tentunya membutuhkan supporting anggaran yang maksimal dan Sumber Daya Manusia (SDM) yang mumpuni serta membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, misalnya melibatkan perusahaan swasta dalam bentuk Corporate Social Responsibility (CSR),” katanya.

Dalam kemajuan era globalisasi, Sekretaris DPD PDIP Sumut ini menyebut bahwa perpustakaan harus memiliki kelengkapan infrastruktur digital, sebab dengan kemajuan teknologi saat ini, tentu mengubah perilaku masyarakat dalam mengakses informasi.

“Kita berharap perpustakaan juga dapat memberikan kontribusi maksimal untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) Sumut, sehingga dibutuhkan percepatan modernisasi dan digitalisasi, agar minat pengunjung ke perpustakaan semakin tinggi serta tingkat literasi juga tinggi,” jelasnya.

Berkaitan dengan itu, Sutarto meminta Dinas PAD Sumut membina seluruh komunitas rumah baca serta para penggiat literasi yang tersebar di berbagai daerah, seperti di Percut Sei Tuan, Deliserdang, ada rumah singgah yang menaungi 200 orang anak dengan berbagai koleksi buku yang dikumpulkan secara swadaya.

“Pembinaan tersebut berupa penambahan jumlah koleksi buku, sarana dan prasarana bagi rumah baca dan para pegiat literasi,” tandas Sutarto.

Sementara itu, Kadis PAD Sumut, Dwi Endah Purwanti mengatakan Sumut berada pada peringkat 26, Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM), sehingga dorongan dari Ketua DPRD Sumut, untuk meningkatkan literasi masyarakat yang dibarengi dengan sinergitas yang kuat, wajib dilaksanakan.

Dwi mengatakan, saat ini tercatat 126 perpustakaan yang berada di seluruh penjuru Sumut. Tapi masih relatif lemah di angka tenaga pengelola perpustakaan yang terakreditasi, sehingga saatnya harus dibenahi dan ditingkatkan.

Dijelaskan Dwi, angka ketercukupan literasi versi UNESCO, satu orang setidaknya memiliki dua buku. Dengan kata lain, penduduk Sumut yang hampir 15 juta, maka perpustakaan setidaknya memiliki 30 juta buku.

“Tapi, dari rekomendasi perpustakaan nasional, Sumut masih kekurangan angka 21 juta buku,” pungkasnya.(sib/klt)

Terkini

JAGA MARWAH: Penggeledahan Kafe Terkait Jampidsus Jangan Dijadikan Alat Pelemahan Kejaksaan RI

JAKARTA – Aktivis antikorupsi yang juga Ketua Umum Jaringan Pergerakan Masyarakat Bawah (Jaga Marwah), Edison…

9 Juli 2026

Jasa Raharja Sumatera Utara Gelar Mobile Unit Keselamatan Lalu Lintas di Pool PO DAMRI Medan

MEDAN – Dalam upaya meningkatkan keselamatan dan kesehatan para awak angkutan umum, PT Jasa Raharja…

8 Juli 2026

Konsisten, PTPN IV Palmco Tahun Ini Bagikan Dividen Rp2,83 Triliun

JAKARTA - PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) PalmCo, subholding PTPN III (Persero), menetapkan pembagian…

8 Juli 2026

DSILS Sabet 28 Medali di Kejurnas Pariaman Open 2026, Zulkifli: Hadiah Terindah untuk HUT ke-80 Deli Serdang

DELI SERDANG – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet sepatu roda Kabupaten Deli Serdang. Kontingen Deli Serdang…

7 Juli 2026

Solusi Banjir Sempakata Tak Kunjung Ada, Warga Korban Temui Ketua DPRD Kota Medan

MEDAN – Merasa persoalan banjir yang telah berlangsung belasan tahun tak kunjung mendapatkan solusi, perwakilan…

7 Juli 2026

LIPPSU Ajak Masyarakat Selamatkan Tanah Gordang Sambilan dari Mafia PETI: Stop, Sebelum Alam Murka!

MEDAN – Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU) mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Mandailing Natal (Madina)…

7 Juli 2026