Kategori: Hukum

GP Al Washliyah Minta Usut Aliran Dana Mega Korupsi Pertamina

JAKARTA – Kasus mega korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina (Persero) dengan kerugian mencapai Rp 193,7 triliun, kini tranding topik diberbagai sentra media. Kali ini menyita perhatian tokoh Pemuda Al Washliyah Aminullah Siagian.

Ketua umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda (PP GP) Al Washliyah Aminullah meminta aparat penegak hukum untuk mengusut aliran dana korupsi Pertamina yang merugikan negara ratusan triliunan.

“Angka ini belum termasuk kerugian yang harus ditanggung masyarakat pengguna BBM jenis Pertamax yang dimanipulasi. Segera telusuri aliran dana korupsi Pertamina ini sampai ke akar-akarnya,” ujar Aminullah kepada awak media di sela kesibukannya, Rabu (26/2/25).

Menurut Aminullah, kejahatan ini tidak bisa dibiarkan dan harus diberikan hukuman yang seberat-beratnya kepada para pelaku.

“Belum selesai skandal PT Timah yang merugikan negara Rp 271 triliun, kini muncul kasus di Pertamina dengan kerugian mencapai Rp 193,7 triliun dikali 5 tahun,” bebernya.

Menurut Aminullah, atas peristiwa ini seharusnya Kejaksaan Agung (Kejagung) menjadikan sebagai pintu masuk untuk melakukan pemeriksaan kepada orang-orang yang dianggap terlibat di perusahaan Pertamina, seperti Komisaris Utama PT Pertamina 2019-2024 Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. “Semua harus diperiksa, termasuk Ahok,” tegasnya.

Selain Ahok, Aminullah juga meminta Kejagung untuk memeriksa eks Dirut PT Pertamina Alfian Nasution. “Tidak menutup kemungkinan dirut sebelumnya juga terlibat, segara periksa Alvian Nasution,” pintanya.

Ia juga mendesak Kejagung untuk melakukan penelusuran yang mendalam, patut diduga skandal mega korupsi Pertamina ini dilakukan dengan rapi terstruktur dan terencana yang melibatkan orang banyak.

“Kita yakini konspirasi jahat ini melibatkan banyak orang, tidak menutup kemungkinan juga terindikasi melibatkan oknum DPR, makanya kami berharap kepada Kejagung dan PPTK melakukan penelusuran aliran dana korupsi Pertamina,” harap Aminullah.

Disamping itu, Aminullah mengapresiasi kinerja aparat penegak hukum, dan ia berharap tidak ada disparitas atau pun toleransi bagi para pelaku korupsi Pertamina.

“Segera lakukan penyitaan aset bagi koruptor, selain merugikan konsumen, kejahatan ini juga merupakan bukti penghianatan bagi negara dan bertentangan asta cita pemerintahan Prabowo-Gibran,” cetusnya.

Aminullah mengingatkan Kejagung harus tegak lurus dalam penegakan hukum, harus sejalan dengan asta cita presiden Prabowo-Gibran yakni memperkuat pencegahan dan pemberantasan korupsi. (red)

Terkini

JAGA MARWAH: Penggeledahan Kafe Terkait Jampidsus Jangan Dijadikan Alat Pelemahan Kejaksaan RI

JAKARTA – Aktivis antikorupsi yang juga Ketua Umum Jaringan Pergerakan Masyarakat Bawah (Jaga Marwah), Edison…

9 Juli 2026

Jasa Raharja Sumatera Utara Gelar Mobile Unit Keselamatan Lalu Lintas di Pool PO DAMRI Medan

MEDAN – Dalam upaya meningkatkan keselamatan dan kesehatan para awak angkutan umum, PT Jasa Raharja…

8 Juli 2026

Konsisten, PTPN IV Palmco Tahun Ini Bagikan Dividen Rp2,83 Triliun

JAKARTA - PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) PalmCo, subholding PTPN III (Persero), menetapkan pembagian…

8 Juli 2026

DSILS Sabet 28 Medali di Kejurnas Pariaman Open 2026, Zulkifli: Hadiah Terindah untuk HUT ke-80 Deli Serdang

DELI SERDANG – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet sepatu roda Kabupaten Deli Serdang. Kontingen Deli Serdang…

7 Juli 2026

Solusi Banjir Sempakata Tak Kunjung Ada, Warga Korban Temui Ketua DPRD Kota Medan

MEDAN – Merasa persoalan banjir yang telah berlangsung belasan tahun tak kunjung mendapatkan solusi, perwakilan…

7 Juli 2026

LIPPSU Ajak Masyarakat Selamatkan Tanah Gordang Sambilan dari Mafia PETI: Stop, Sebelum Alam Murka!

MEDAN – Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU) mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Mandailing Natal (Madina)…

7 Juli 2026