Kategori: News

Aminullah Siagian Dorong Aparat Hukum Periksa Sri Mulyani Terkait Dugaan TPPU Rp349 Triliun

JAKARTA – Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Al Washliyah (PP-GPA), Aminullah Siagian, mendorong aparat penegak hukum segera mendalami dan mengusut tuntas dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) senilai Rp349 triliun di lingkungan Kementerian Keuangan pada masa kepemimpinan Sri Mulyani Indrawati.

Desakan tersebut menyusul pernyataan mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam), Mahfud MD melalui podcast miliknya yang mengungkap fakta adanya upaya penghentian proses hukum dalam menelusuri transaksi mencurigakan Rp349 triliun di Kemenkeu.

Aminullah menilai, perkara ini tidak boleh berhenti pada tataran wacana politik semata, melainkan harus ditarik ke ranah penegakan hukum pidana.

“Publik berhak tahu, apakah Rp349 triliun itu hanya transaksi mencurigakan atau benar-benar merupakan uang hasil tindak pidana. Jika itu hasil kejahatan, maka kejahatan apa dan siapa pelakunya,” tegas Aminullah kepada wartawan di Jakarta, Selasa (30/12/2025).

Menurutnya, fakta bahwa pemerintah kala itu sempat sepakat membentuk Satuan Tugas TPPU yang melibatkan PPATK, Ditjen Pajak, Bea Cukai, Bareskrim Polri, Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung, OJK, BIN, hingga Kemenko Polhukam, menunjukkan bahwa persoalan tersebut bukan isu kecil. Satgas bahkan dirancang untuk membangun konstruksi perkara (case building) dari awal melalui Laporan Hasil Analisis (LHA) dan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP).

Namun ironisnya, lanjut Aminullah, proses penelusuran kasus tersebut justru terkesan mandek dan tersandera kepentingan politik. Ia menyesalkan adanya dugaan lobi-lobi politik antara DPR dan Kementerian Keuangan yang disebut-sebut bertujuan menghentikan penyelidikan aliran dana mencurigakan tersebut.

“Saya kira informasi adanya lobi-lobi dari Kementerian Keuangan agar penyelidikan segera dihentikan, bisa menjadi petunjuk awal atau bukti hukum untuk menindaklanjuti kasus ini,” ujarnya.

Aminullah menegaskan, nilai Rp349 triliun bukan angka biasa. Angka tersebut mencerminkan potensi kejahatan sistemik yang dapat merusak integritas pengelolaan keuangan negara. Karena itu, ia meminta Kejaksaan Agung bertindak independen dengan memeriksa seluruh pihak yang berpotensi terlibat, termasuk Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan saat itu.

Tak hanya kepada Jaksa Agung, Aminullah juga menantang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk segera jemput bola mengusut kasus tersebut. “Hukum adalah panglima. Demi penegakan hukum, kasus Rp 349 triliun patut dan pantas diusut tuntas,” katanya.

Aminullah menutup dengan menekankan bahwa penuntasan kasus Rp349 triliun harus menjadi momentum pembenahan serius dalam sistem pengawasan keuangan negara. “Jika hukum tunduk pada tekanan politik, maka keadilan hanya akan menjadi slogan kosong,” pungkasnya. (Red)

Terkini

Sinergi Lintas Sektoral: Forum Komunikasi Lalu Lintas Labura Gelar FGD Strategis Tangani Kemacetan dan Fatalitas Kecelakaan

AEK KANOPAN, 27 April 2026 – Forum Komunikasi Lalu Lintas (FKLL) Kabupaten Labuhan Batu Utara…

30 April 2026

Pastikan Hak Korban Terpenuhi, Seluruh Ahli Waris Korban MeninggalDunia Kecelakaan KRL di Bekasi Sudah Terima Santunan Jasa Raharja

JAKARTA, 29 April 2026 – PT Jasa Raharja terus mempercepat penyelesaiansantunan bagi korban kecelakaan KRL…

30 April 2026

Prananda Makan Bareng Bobby: Bagian dari Konsolidasi Elite Politik Nasional di 2026

MEDAN - Pertemuan Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution dengan Anggota DPR RI Fraksi NasDem Prananda…

30 April 2026

Jasa Raharja Kantor Cabang Tebing Tinggi Gelar Safety Campaign di SMK 4 Kec Tebing Tinggi

TEBING TINGGI – Dalam rangka menumbuhkan kesadaran dan kepedulian generasi muda terhadap pentingnya keselamatan di…

29 April 2026

Jasa Raharja Tebing Tinggi dan RS Bhayangkara Tebing Tinggi Gelar Pelatihan PPGD di SMK Negeri 4 Kec Tebing Tinggi

TEBING TINGGI - Dalam Rangka Menekan Angka Kecelakaan, Jasa Raharja Cabang Tebing Tinggi bekerja sama…

29 April 2026

Jasa Raharja Gelar Program “Pengajar Peduli Keselamatan Lalu Lintas” di SMA Negeri 4 Kec Tebing Tinggi

TEBING TINGGI - Dalam upaya menumbuhkan kesadaran dan kepedulian terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas di…

29 April 2026