Kapolsek Medan Tuntungan, Iptu Eko Sanjaya mengamankan anak ancam ibu kandung
MEDAN – Durhaka! Sebutan itu pantas dialamatkan ke ZF (32), warga Jalan Coklat Kelurahan Mangga, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan.
Sebab, dia tega mengancam ibu kandungnya, Senin (25/11/2024). Dia ditangkap langsung oleh Kapolsek Medan Tuntungan, Iptu Eko Sanjaya di rumahnya.
Dijelaskan Eko, tersangka telah mengancam ibunya SS (61). Korban melapor ke Mapolsek Medan Tuntungan, Polrestabes Medan.
“Korban SS datang didampingi Kepala Lingkungan (Kepling) Kelurahan Mangga membuat laporan pengaduan atas tindakan pengancaman dengan menggunakan senjata tajam (Sajam) jenis parang yang dilakukan oleh terduga pelaku yang merupakan anak kandungnya,” kata Eko, Selasa (26/11/2024).
Setelah menerima laporan korban, selanjutnya Piket Reskrim dipimpin Eko Sanjaya mendatangi rumah korban.
Sampai di rumah korban, pelapor masuk ke dalam rumahnya bersama dengan Kapolsek Tuntungan serta petugas lainnya.
“Setelah pelaku keluar dari dalam kamar, saya dan petugas lainnya langsung mengamankan ZF beserta barang bukti ke Polsek Medan Tuntungan,” ungkap Eko Sanjaya.
Dari tersangka berhasil diamankan barang bukti berupa sebilah parang dengan panjang sekitar 20 cm, serta pakaian yang digunakan saat mengancam korban.
“Kini, pelaku sudah diamankan di Mapolsek Medan Tuntungan, guna diperiksa dan dimintai keterangan lebih lanjut,” pungkas Eko.(Red)
MEDAN - Tokoh masyarakat Sumatera Utara, Rahudman Harahap, melontarkan kritik keras terhadap langkah Wali Kota…
SAMOSIR – Jelang liburan panjang akhir pertengahan tahun, mungkin sudah banyak yang mempersiapkan rencana berwisata…
JAKARTA - Media sosial kembali panas setelah video bertajuk “TKW Taiwan 3 Vs 1” mendadak…
JAKARTA – PT Jasa Raharja menerima penghargaan dari KepolisianNegara Republik Indonesia atas partisipasi aktif dan…
JAKARTA – PT Jasa Raharja menghadiri Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Dokkes Polri Tahun 2026 sebagai…
DELI SERDANG – Empat atlet renang muda asal Kabupaten Deli Serdang siap mengharumkan nama daerah…