Kategori: News

Forum Keselamatan Lalu Lintas Bahas Strategi Pencegahan Laka di Titik Rawan Tahun 2026

MEDAN – Dalam rangka persiapan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026, jajaran pemangku kepentingan keselamatan lalu lintas di Kota Medan menggelar rapat koordinasi guna membahas langkah strategis pencegahan kecelakaan, khususnya di titik-titik rawan laka yang diproyeksikan mengalami peningkatan mobilitas saat arus mudik dan balik Lebaran, (12/02).

Rapat tersebut menghasilkan sejumlah langkah konkret sebagai bentuk antisipasi meningkatnya risiko kecelakaan lalu lintas. Upaya yang disepakati antara lain peningkatan patroli di wilayah rawan kecelakaan, pelaksanaan sosialisasi keselamatan lalu lintas di sekolah, kampus, dan kelurahan, serta pelaksanaan ramp check terpadu terhadap angkutan umum oleh Dinas Perhubungan, Kepolisian, dan PT Jasa Raharja menjelang periode angkutan Lebaran.

Sebagai bentuk komitmen dalam upaya preventif, PT Jasa Raharja Medan menyatakan kesiapan mendukung langkah pencegahan melalui pemasangan spanduk imbauan di titik rawan kecelakaan, pemasangan stiker keselamatan pada bus angkutan umum, pelaksanaan sosialisasi Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD), serta pengiriman SMS blast imbauan keselamatan kepada masyarakat di wilayah rawan laka.

Dalam tindak lanjutnya, Kasat Lantas akan melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan peningkatan layanan dan upaya pencegahan kecelakaan. Jajaran Unit Gakkum juga akan meningkatkan pengawasan dan penindakan di titik-titik rawan kecelakaan.

Selain itu, akan dilakukan pemetaan ulang kawasan rawan laka guna mendukung peningkatan patroli rutin, khususnya pada jam padat dan jam rawan. Penjadwalan sosialisasi keselamatan lalu lintas juga akan dilakukan secara berkala agar pesan keselamatan tersampaikan secara konsisten dan berkelanjutan.

Ramp check terpadu menjadi salah satu fokus utama untuk memastikan kelayakan kendaraan angkutan umum, kesiapan pengemudi, serta kepatuhan terhadap standar keselamatan sebelum memasuki masa angkutan Lebaran.

Seluruh rangkaian kegiatan ini akan disertai monitoring dan evaluasi bersama guna mengukur efektivitas langkah pencegahan yang telah dilaksanakan. Melalui sinergi lintas instansi, diharapkan Operasi Ketupat 2026 dapat berjalan dengan aman, tertib, dan mampu menekan angka kecelakaan lalu lintas di Kota Medan. (Red)

Terkini

JAGA MARWAH: Penggeledahan Kafe Terkait Jampidsus Jangan Dijadikan Alat Pelemahan Kejaksaan RI

JAKARTA – Aktivis antikorupsi yang juga Ketua Umum Jaringan Pergerakan Masyarakat Bawah (Jaga Marwah), Edison…

9 Juli 2026

Jasa Raharja Sumatera Utara Gelar Mobile Unit Keselamatan Lalu Lintas di Pool PO DAMRI Medan

MEDAN – Dalam upaya meningkatkan keselamatan dan kesehatan para awak angkutan umum, PT Jasa Raharja…

8 Juli 2026

Konsisten, PTPN IV Palmco Tahun Ini Bagikan Dividen Rp2,83 Triliun

JAKARTA - PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) PalmCo, subholding PTPN III (Persero), menetapkan pembagian…

8 Juli 2026

DSILS Sabet 28 Medali di Kejurnas Pariaman Open 2026, Zulkifli: Hadiah Terindah untuk HUT ke-80 Deli Serdang

DELI SERDANG – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet sepatu roda Kabupaten Deli Serdang. Kontingen Deli Serdang…

7 Juli 2026

Solusi Banjir Sempakata Tak Kunjung Ada, Warga Korban Temui Ketua DPRD Kota Medan

MEDAN – Merasa persoalan banjir yang telah berlangsung belasan tahun tak kunjung mendapatkan solusi, perwakilan…

7 Juli 2026

LIPPSU Ajak Masyarakat Selamatkan Tanah Gordang Sambilan dari Mafia PETI: Stop, Sebelum Alam Murka!

MEDAN – Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU) mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Mandailing Natal (Madina)…

7 Juli 2026