Kategori: News

Pasca Pemberitaan, Oknum Anggota DPRD Kabupaten Asahan Disinyalir Merasa Keberatan Kepada Ketua Komite UPTD SMPN 1 Pulau Rakyat

ASAHAN   – Melalui sambungan via telepon seluler, Ketua Komite UPTD SMPN 1 Pulau Rakyat, Paimin diduga diintervensi oleh oknum anggota DPRD Kabupaten Asahan.

Hal tersebut karena oknum anggota DPRD Kabupaten Asahan itu merasa keberatan atas adanya pemberitaan terkait kinerja rekanan CV Galang Asa disoroti komite sekolah.

“Pasca adanya pemberitaan tersebut, saya langsung ditelepon oleh oknum anggota DPRD Kabupaten Asahan,” jelas Paimin, Rabu (15/11).

Pada percakapan melalui via telepon seluler dengan cara sambung tiga itu, lanjut Paimin, oknum anggota DPRD Asahan tersebut menyalahkan dirinya karena menjadi narasumber pada suatu pemberitaan di media massa maupun media online.

“Kenapa persoalan tersebut langsung diterbitkan, seharusnya bapak koordinasi terlebih dahulu dengan kita, jangan langsung cerita dengan wartawan lainnya,” ucap Paimin sambil menirukan ucapan dari oknum anggota DPRD Kabupaten Asahan tersebut.

Masih menurut Paimin, pada percakapan tersebut, oknum anggota DPRD Kabupaten Asahan tersebut juga merasa keberatan dengan penjelasan yang disampaikannya pada pemberitaan.

“Seharusnya itu ya pak, bilang saja pada wartawan yang melakukan konfirmasi itu, jika pagar depan sekolah itu tumbang / roboh karena alam, bukan karena akibat kelalaian para pekerja proyek,” ucapnya.

Dalam percakapan tersebut, Paimin selaku ketua Komite UPTD SMPN 1 Pulau Rakyat langsung mengutarakan kepada oknum anggota DPRD Kabupaten Asahan jika pagar depan sekolah itu roboh akibat adanya kelalaian dari pekerja proyek.

“Memang benar, sebahagian sisi pagar depan sekolah yang tidak termasuk dalam RAB proyek itu tumbang / roboh akibat aktivitas pekerjaan proyek. Akibat robohnya sejumlah sisi pagar depan itu, dikhawatirkan akan dapat mengganggu keamanan dan kenyamanan sekolah, “jelas Paimin kepada oknum anggota DPRD Kabupaten Asahan tersebut.

Menurut Paimin, oknum anggota DPRD Kabupaten Asahan itu berjanji akan melakukan komunikasi kembali pada lain waktu.

“Setelah beberapa waktu kami berkomunikasi melalui via telepon seluler, akhirnya oknum anggota DPRD Kabupaten Asahan tersebut langsung mengakhiri pembicaraannya,” ucapnya.

Dalam persoalan tersebut, Paimin merasa aneh dengan sikap / perilaku yang dilakukan oleh oknum anggota DPRD Kabupaten Asahan tersebut.

“Kan sangat aneh, apa hubungannya ya. Kenapa pula oknum anggota DPRD Kabupaten Asahan itu yang merasa keberatan atas pemberitaan tersebut. Seharusnya itu, yang merasa keberatan itu pihak rekanan CV Galang Asa, bukan dia nya,” ketusnya dengan nada heran.

Paimin selaku ketua Komite UPTD SMPN 1 Pulau Rakyat berharap kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan agar mencari solusi terkait persoalan tersebut.

“Diharapkan kepada dinas pendidikan Asahan agar secepatnya memberikan solusi, karena menyangkut keamanan dan kenyamanan sekolah UPTD SMPN 1 Pulau Rakyat,” harapnya.

Sebelumnya, kinerja rekanan CV Galang Asa disoroti komite sekolah UPTD SMPN 1 Pulau Rakyat terkait pengerjaan proyek pembangunan pagar sekolah.

Terpisah, salah seorang oknum anggota DPRD Kabupaten Asahan yang identitasnya minta dirahasiakan tersebut enggan berkomentar banyak saat dikonfirmasi.

“Ya udah itu bang, gak masalah nya itu,” tulisnya melalui via aplikasi WhatsApp.(ded)

Terkini

Jasa Raharja Sumatera Utara Gelar Mobile Unit Keselamatan Lalu Lintas di Pool PO DAMRI Medan

MEDAN – Dalam upaya meningkatkan keselamatan dan kesehatan para awak angkutan umum, PT Jasa Raharja…

8 Juli 2026

Konsisten, PTPN IV Palmco Tahun Ini Bagikan Dividen Rp2,83 Triliun

JAKARTA - PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) PalmCo, subholding PTPN III (Persero), menetapkan pembagian…

8 Juli 2026

DSILS Sabet 28 Medali di Kejurnas Pariaman Open 2026, Zulkifli: Hadiah Terindah untuk HUT ke-80 Deli Serdang

DELI SERDANG – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet sepatu roda Kabupaten Deli Serdang. Kontingen Deli Serdang…

7 Juli 2026

Solusi Banjir Sempakata Tak Kunjung Ada, Warga Korban Temui Ketua DPRD Kota Medan

MEDAN – Merasa persoalan banjir yang telah berlangsung belasan tahun tak kunjung mendapatkan solusi, perwakilan…

7 Juli 2026

LIPPSU Ajak Masyarakat Selamatkan Tanah Gordang Sambilan dari Mafia PETI: Stop, Sebelum Alam Murka!

MEDAN – Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU) mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Mandailing Natal (Madina)…

7 Juli 2026

KORSA: Jangan Hakimi Ditjen PAS dengan Asumsi, Pengadaan Pengamanan Lapas Dinilai Telah Sesuai Standar dan Regulasi

JAKARTA – Korps Rakyat Bersatu (KORSA) menyatakan dukungan penuh terhadap Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS)…

6 Juli 2026