Kategori: NewsSumut

Prof Dr Ir H Djohar Arifin Husin : Bahasa Daerah Jangan Sampai Punah

Tanjung Pura – Anggota Komisi X DPR RI Prof Dr Ir H Djohar Arifin Husin meghadiri kegiatan diseminasi program revitalisasi bahasa daerah di Aula Sekolah Tinggi Agama Islam Jam’iyah Mahmudiay (STAI-JM), Tanjung Pura, Langkat, Sabtu (13/5/2023) pagi. Kegiatan yang digelar Balai Bahasa Provinsi Sumatera Utara itu diikuti pegiat budaya, mahasiswa dan guru sekolah se-Kabupaten Langkat. Dengan sangat antusias.

Dalam kesempatan tersebut, politisi dan budayawan kelahiran Tanjung Pura 13 September 1950 itu menegaskan, agar bahasa daerah jangan sampai punah. Sedikitnya, ada 700 lebih bahasa daerah di Indonesia yang harus dijada dengan baik.

 

“Kita tidak ingin bahasa – bahasa daerah yang cukup banyak ini punah. Oleh karena itu lah, kegiatan seperti hari ini harus kita sokong dengan sebaik – baiknya. Saya ikut hadir di sini, untuk menyelamatkan bahasa daerah kita,” terang mantan Deputi Menpora itu.

 

Eks Rektor UISU tersebut juga mengucapkan terima kasih kepada Balai Bahasa Sumatera Utara yang telah menyelenggarakan kegiatan itu. Ia akan terus memberikan dukungan, agar bahasa daerah tetap dipertahankan dan dilestarikan.

 

Secara khusus, dalan kegiatan itu membahas tentang upaya mempertahankan bahasa Melayu Langkat agar tetap kokoh. Jika tidak dipertahankan, maka dikhawatirkan bahasa – bahasa daerah akan hilang pada satu generasi kedepan. Karena, generasi muda saat ini tidak tidak menggunakan bahasa daerah, pada pembicaraan sehari – hari.

“Kita harus bangga dengan bahasa daerah masing – masing. Apa pun sukunya, jika dia masuk ke suatu daerah, tidak lain menggunakan bahasa daerah tersebut. Kegiatan ini perlu didukung dan dipertahankan dan anggarannya perlu ditambah, agar kegiatan seperti ini lebih dinikmati masyarakat,” tandas Djohar Arifin.

 

Arie Armanda, salah satu peserta, merasa cukup senang dengan adanya kegiatan tersebut yang digagas Balai Bahasa Sumatera Utara tersebut. “Hari ini, Langkat sebagai Kabupaten yang sarat akan budaya dan pendidikan. Tentu menjadi perhatian khusus kepada bahasa daerah dan kebudayaan yang harus pula ditingkatkan. Jangan sampai generasi muda Langkat lupa akan narasi kebudayaan di daerahnya,” tutur Arie. (Ahmad)

Terkini

14 Tempat Wisata di Samosir Paling Indah, Surga Tersembunyi di Tengah Danau Toba

SAMOSIR – Jelang liburan panjang akhir pertengahan tahun, mungkin sudah banyak yang mempersiapkan rencana berwisata…

23 Mei 2026

Viral Video TKW Taiwan 3 Vs 1, Link Aslinya Akhirnya Ketemu!

JAKARTA - Media sosial kembali panas setelah video bertajuk “TKW Taiwan 3 Vs 1” mendadak…

23 Mei 2026

Jasa Raharja Raih Penghargaan Kapolri atas Dukungan terhadap Keberhasilan Operasi Ketupat 2026 dan Operasi Lilin Nataru 2025

JAKARTA – PT Jasa Raharja menerima penghargaan dari KepolisianNegara Republik Indonesia atas partisipasi aktif dan…

23 Mei 2026

Hadiri Rakernis Dokkes Polri 2026, Jasa Raharja Perkuat Sinergi Penanganan Korban Kecelakaan Lalu Lintas

JAKARTA – PT Jasa Raharja menghadiri Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Dokkes Polri Tahun 2026 sebagai…

23 Mei 2026

Bupati Deli Serdang Lepas Empat Atlet Renang di Ajang Internasional Milo-KL Klasik Invitational 2026 Malaysia

DELI SERDANG – Empat atlet renang muda asal Kabupaten Deli Serdang siap mengharumkan nama daerah…

23 Mei 2026

Wakil Bupati Deli Serdang Hadiri Pembukaan MUPEL XXIII Permata GBKP di Sibolangit

DELI SERDANG – Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo, menegaskan bahwa pemuda merupakan kekuatan…

23 Mei 2026