Kategori: Rileks

Dinilai Provokatif, Wabup Deliserdang tidak Mencerminkan Sosok Pemimpin

Medan. Mantan Aktivis 98, Zurul Bakti Aziz SAg MA menilai, Lom Lom Suwondo tidak mencerminkan prilaku sosok Wakil Bupati Deliserdang. Apalagi melontarkan pernyataan provokasi ormas yang menyebutkan Deliserdang Kabupaten Nahdliyin saat demo massa Al Washliyah Sumut, Senin (26/5/2025).

Hal itu ditegaskan Zurul Bakti Aziz menanggapi video viral Lom Lom Suwondo di hadapan ribuan massa Al Washliyah yang berunjukrasa masalah tanah Al Washliyah di Galang yang ditempati bangunan sekolah milik Pemkab Deliserdang.

Aksi unjukrasa massa Al Washliyah tersebut, karena tidak adanya niat baik Pemkab Deliserdang untuk meninggalkan lahan Al Washliyah seluas 35.000 m2 di Desa Petumbukan Galang, yang sebahagian lahannya terdapat bangunan SMPN-2. “Tanah itu waqaf dari ummat, berdosa jika dialihkan. Kami akan mempertahankannya sampai kapan pun,” kata Zurul yang juga kader Al Washliyah ini.

Lom Lom Suwondo menyebutkan, “Deliserdang adalah Kabupaten Nahdliyin. Kalau saudara-saudara kader Al Washliyah, silahkan baca, ini kabupaten nahdliyin”.

“Sedikitpun tak mencerminkan prilaku sebagaimana layaknya seorang Wakil Bupati. Pernyataannya provokatif,” kata Zurul Bakti Aziz.

Dia tidak peduli jika Lom Lom Suwondo menjadi Nahdliyin, namun jangan mengklaim kalau Deliserdang adalah kabupaten nahdliyin. Jadi pernyataan itu terkesan mengadu domba Al Washliyah dengan NU.

Menurut, kata Zurul Bakti Aziz, akibat pernyataan Lom Lom Suwondo itu membuat amarah massa Al Washliyah terbakar.

Perbuatan Lom Lom Suwondo itu juga, kata Zurul Bakti Aziz, menunjukkan kelemahan pengetahuan dan pemahamannya terhadap struktur sosial kemasyarakatan di Deliserdang.

Zurul Bakti Aziz juga mengecam etika Lom Lom Suwondo ketika menghadapi masyarakat yang berunjuk rasa.

“Jangan berlagak seperti orang yang tidak berpendidikan. Bisa jadi yang demo ada warga Deliserdang yang memilihnya saat Pilkada lalu,” tegasnya.

Dia juga mengingatkan Bupati dan Wakil Bupati Deliserdang tidak arogan menghadapi protes atau gugatan masyarakat.

Selain itu, Zurul mengecam klarifikasi Lom Lom Suwondo yang mengatakan, Deliserdang adalah Kabupaten Nahdliyin yang diartikannya sebagai kebangkitan Al Washliyah.

“Klarifikasi yang tidak menyambung. Jangan membodohi orang. Jelas Nahdliyin itu NU, dibilang pula kebangkitan Al Washliyah. Jadi seolah-olah mau membenturkan ,” kecamnya.

 

(Red/red)

Terkini

JAGA MARWAH: Penggeledahan Kafe Terkait Jampidsus Jangan Dijadikan Alat Pelemahan Kejaksaan RI

JAKARTA – Aktivis antikorupsi yang juga Ketua Umum Jaringan Pergerakan Masyarakat Bawah (Jaga Marwah), Edison…

9 Juli 2026

Jasa Raharja Sumatera Utara Gelar Mobile Unit Keselamatan Lalu Lintas di Pool PO DAMRI Medan

MEDAN – Dalam upaya meningkatkan keselamatan dan kesehatan para awak angkutan umum, PT Jasa Raharja…

8 Juli 2026

Konsisten, PTPN IV Palmco Tahun Ini Bagikan Dividen Rp2,83 Triliun

JAKARTA - PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) PalmCo, subholding PTPN III (Persero), menetapkan pembagian…

8 Juli 2026

DSILS Sabet 28 Medali di Kejurnas Pariaman Open 2026, Zulkifli: Hadiah Terindah untuk HUT ke-80 Deli Serdang

DELI SERDANG – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet sepatu roda Kabupaten Deli Serdang. Kontingen Deli Serdang…

7 Juli 2026

Solusi Banjir Sempakata Tak Kunjung Ada, Warga Korban Temui Ketua DPRD Kota Medan

MEDAN – Merasa persoalan banjir yang telah berlangsung belasan tahun tak kunjung mendapatkan solusi, perwakilan…

7 Juli 2026

LIPPSU Ajak Masyarakat Selamatkan Tanah Gordang Sambilan dari Mafia PETI: Stop, Sebelum Alam Murka!

MEDAN – Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU) mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Mandailing Natal (Madina)…

7 Juli 2026