Kategori: Sumut

Jadi Pelopor Koperasi Desa Merah Putih, PAPDESI Sumut : Solusi untuk Kebutuhan Masyarakat

MEDAN – DPD PAPDESI Sumatera Utara secara tegas menyatakan dukungan penuh terhadap program Koperasi Desa Merah Putih yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Bahkan, mereka menyebut diri bukan sekadar pendukung, melainkan pelopor gerakan nasional tersebut.

Hal ini disampaikan langsung Ketua DPD PAPDESI Sumatera Utara Zainul Akhyar, yang juga merupakan Sekretaris Jenderal DPP PAPDESI, pada sosialisasi program koperasi Merah Putih, di Kantor Desa Kedai Durian, Kecamatan Delitua, Kabupaten Deliserdang, Senin (30/6/2025).

Zainul mengatakan keberadaan koperasi ini menjadi salah satu upaya nyata untuk mensejahterakan masyarakat desa.

“Kami bukan hanya pendukung, tapi pelopor. Kami yang diminta langsung oleh tiga menteri untuk menyosialisasikan program ini kepada seluruh kepala desa di Indonesia,” tegas Zainul.

Menurutnya, Koperasi Merah Putih akan menjadi solusi bagi berbagai persoalan yang selama ini dihadapi masyarakat desa, terutama dalam sektor pertanian dan akses kebutuhan pokok. Ia mencontohkan, koperasi ini akan membuka gerai penjualan pupuk dan obat-obatan murah, serta mencegah praktik tengkulak yang merugikan petani.

“Selama ini petani menjual gabah ke tengkulak dengan harga di bawah standar. Dengan koperasi ini, gabah akan dibeli dengan harga sesuai standar pemerintah. Bahkan pupuk dan obat-obatan nantinya akan tersedia di gerai koperasi yang tersebar di desa-desa,” jelasnya.

Zainul menyebutkan bahwa akan ada lebih dari delapan jenis layanan gerai yang dibuka dalam jaringan Koperasi Merah Putih. Di Kabupaten Deliserdang, tempat ia menjabat sebagai kepala desa, ia memastikan bahwa 90% koperasi sudah terbentuk.

“Secara administratif semua sudah lengkap. Kami tinggal menunggu petunjuk lanjutan dari pemerintah kabupaten, karena sebagai kepala desa, kami tidak bisa langsung bergerak tanpa koordinasi dari Bupati,” ujarnya.

Menariknya, Zainul menegaskan bahwa koperasi ini tidak boleh melibatkan perangkat desa secara langsung. Pengelola koperasi harus berasal dari kalangan masyarakat, khususnya anak muda usia 20 hingga 27 tahun yang dinilai potensial untuk menjalankan roda koperasi dengan semangat dan energi baru.

“Kami tidak boleh mengikutsertakan perangkat desa atau orang dekat. Ini murni harus dikelola masyarakat yang benar-benar siap bekerja,” tutupnya.

Berdasarkan informasi yang diterima, Koperasi Merah Putih ditargetkan akan diluncurkan secara nasional pada 21 Juli 2025, dengan jumlah mencapai 61 ribu koperasi yang siap beroperasi dari total 80.133 desa di seluruh Indonesia. (Red)

Terkini

JAGA MARWAH: Penggeledahan Kafe Terkait Jampidsus Jangan Dijadikan Alat Pelemahan Kejaksaan RI

JAKARTA – Aktivis antikorupsi yang juga Ketua Umum Jaringan Pergerakan Masyarakat Bawah (Jaga Marwah), Edison…

9 Juli 2026

Jasa Raharja Sumatera Utara Gelar Mobile Unit Keselamatan Lalu Lintas di Pool PO DAMRI Medan

MEDAN – Dalam upaya meningkatkan keselamatan dan kesehatan para awak angkutan umum, PT Jasa Raharja…

8 Juli 2026

Konsisten, PTPN IV Palmco Tahun Ini Bagikan Dividen Rp2,83 Triliun

JAKARTA - PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) PalmCo, subholding PTPN III (Persero), menetapkan pembagian…

8 Juli 2026

DSILS Sabet 28 Medali di Kejurnas Pariaman Open 2026, Zulkifli: Hadiah Terindah untuk HUT ke-80 Deli Serdang

DELI SERDANG – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet sepatu roda Kabupaten Deli Serdang. Kontingen Deli Serdang…

7 Juli 2026

Solusi Banjir Sempakata Tak Kunjung Ada, Warga Korban Temui Ketua DPRD Kota Medan

MEDAN – Merasa persoalan banjir yang telah berlangsung belasan tahun tak kunjung mendapatkan solusi, perwakilan…

7 Juli 2026

LIPPSU Ajak Masyarakat Selamatkan Tanah Gordang Sambilan dari Mafia PETI: Stop, Sebelum Alam Murka!

MEDAN – Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU) mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Mandailing Natal (Madina)…

7 Juli 2026