Kategori: Sumut

Sekolah Gratis Dimulai Dari Nias: Komitmen Gubsu Majukan Daerah Tertinggal

MEDAN – Selama ini, Kepulauan Nias menjadi daerah tertinggal, terdepan dan terluar di Sumatera Utara. Pendidikan dinilai sebagai salahsatu jalan keluar dari persoalan tersebut. Maka, langkah Gubsu Bobby Nasution menjalankan program sekolah gratis SMA/SMK yang dimulai dari Nias, merupakan keputusan tepat.

Demikian disampaikan tokoh pemuda Nias, Stefanus Verona Gulo, Rabu 19/11/2025 menanggapi program unggulan bersekolah gratis (PUBG) yang diinisiasi Gubernur Bobby Nasution.

PUBG merupakan bagian dari Program Terbaik Hasil Cepat (PHTC) Gubernur Sumut Bobby Afif Nasution untuk memastikan seluruh anak usia sekolah dapat mengakses pendidikan menengah SMA/SMK/SLB Negeri tanpa dipungut biaya SPP.

Tahun depan, sekolah gratis akan diterapkan untuk 41.876 siswa di Kepulauan Nias dengan mengalokasikan anggaran Rp21,48 miliar per semester.

“Ini wajib kita dukung dan diapresiasi karena program ini sangat tepat dimulai di Nias sebab PUBG akan membantu para orang tua SMP yang anaknya melanjutkan ke jenjang SMA/SMK dengan gratis,” ujar Stefanus Gulo.

Wakil Bendahara KNPI Sumut itu menilai memulai sekolah gratis di Nias merupakan wujud komitmen Gubsu memajukan daerah tertinggal di Sumut.

Alumni FISIP Universitas HKBP Nommensen itu itu pendidikan merupakan jalan terbaik untuk keluar dari ketertinggalan sumber daya manusia.

“Pendidikan adalah senjata paling ampuh dalam memingkatkan kualitas hidup ataupun meningkatkan sumber daya manusianya,” kata Stefanus.

Untuk itu, Stefanus mendorong Pemda di Kepulauan Nias bisa mengikuti ritme kerja kolaboratif Gubsu Bobby. Sebab faktor penyebab ketertinggalan di Nias harus dientaskan secara kolaborasi yang baik antara Bupati/Walikota dengan Gubernur dan pemerintah pusat.

“Faktor penyebab daerah tertinggal itu bukan soal pendidikan saja. Ada kondisi geografis, faktor produktivitas pengelolaan sumber daya alam, faktor demografi dan tenaga kerja, faktor kebijakan pemerintah daerah serta faktor investasi pemerintah daerah. Ini harus dientaskan bupati/walikota di Kepulauan Nias,” ujar Stefanus.

Dia juga menggarisbawahi program sekolah gratis ini menjadi momentum bagi Sumut mewujudkan kesetaraan pendidikan.

“Ini momentum yang baik untuk kesetaraan hak pendidikan bagi warga Sumut,” tukas Stefanus.

Selain Kepulauan Nias, program PUBG akan dilanjutkan ke zona lain secara bertahap dengan rincian anggaran per semester, Zona Pantai Barat Rp23,461 miliar, Zona Dataran Tinggi Rp58,712 miliar, Zona Pantai Timur Rp98,763 miliar.

Seluruh SMA/SMK/SLB Negeri di Sumut ditargetkan bebas pungutan biaya pendidikan pada tahun 2029. (Red)

Terkini

JAGA MARWAH: Penggeledahan Kafe Terkait Jampidsus Jangan Dijadikan Alat Pelemahan Kejaksaan RI

JAKARTA – Aktivis antikorupsi yang juga Ketua Umum Jaringan Pergerakan Masyarakat Bawah (Jaga Marwah), Edison…

9 Juli 2026

Jasa Raharja Sumatera Utara Gelar Mobile Unit Keselamatan Lalu Lintas di Pool PO DAMRI Medan

MEDAN – Dalam upaya meningkatkan keselamatan dan kesehatan para awak angkutan umum, PT Jasa Raharja…

8 Juli 2026

Konsisten, PTPN IV Palmco Tahun Ini Bagikan Dividen Rp2,83 Triliun

JAKARTA - PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) PalmCo, subholding PTPN III (Persero), menetapkan pembagian…

8 Juli 2026

DSILS Sabet 28 Medali di Kejurnas Pariaman Open 2026, Zulkifli: Hadiah Terindah untuk HUT ke-80 Deli Serdang

DELI SERDANG – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet sepatu roda Kabupaten Deli Serdang. Kontingen Deli Serdang…

7 Juli 2026

Solusi Banjir Sempakata Tak Kunjung Ada, Warga Korban Temui Ketua DPRD Kota Medan

MEDAN – Merasa persoalan banjir yang telah berlangsung belasan tahun tak kunjung mendapatkan solusi, perwakilan…

7 Juli 2026

LIPPSU Ajak Masyarakat Selamatkan Tanah Gordang Sambilan dari Mafia PETI: Stop, Sebelum Alam Murka!

MEDAN – Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU) mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Mandailing Natal (Madina)…

7 Juli 2026