Wakil Rakyat

Warga Martubung Desak Kepling VIII dan IX Diganti, DPRD Medan Minta Camat Segera Ambil Solusi

MEDAN – Puluhan warga Kelurahan Besar Martubung, Kecamatan Medan Labuhan, mendesak agar Kepala Lingkungan (Kepling) VIII dan IX segera diganti. Desakan tersebut muncul akibat dugaan kurangnya kepedulian terhadap kepentingan serta kenyamanan warga.

Aspirasi itu disampaikan melalui surat pengaduan yang ditujukan kepada DPRD Medan dan Wali Kota Medan, yang telah ditandatangani oleh puluhan warga setempat.

Warga Keluhkan Penjebolan Tembok Kompleks

Dalam surat tersebut, warga Lingkungan IX mengaku kecewa atas tindakan Kepling yang menjebol tembok kompleks PT SAN/KPBN dan menjadikannya akses umum bagi kendaraan.

Akibatnya, jalan tersebut kini digunakan untuk lalu lintas mobil dan sepeda motor, sehingga memicu keresahan warga karena dinilai mengganggu keamanan dan kenyamanan lingkungan.

Warga juga menilai tindakan tersebut dilakukan tanpa koordinasi dan persetujuan masyarakat sekitar.

Kepling Dinilai Abaikan Tugas dan Fungsi

Selain itu, Kepling VIII dan IX dituding tidak responsif terhadap keluhan warga. Mereka bahkan dianggap tidak memahami tugas pokok dan fungsi (tupoksi) sebagai kepala lingkungan.

“Kepling bertindak sepihak dan tidak pernah melibatkan warga dalam pengambilan keputusan penting,” demikian isi pengaduan warga.

Atas dasar tersebut, warga meminta agar Kepling VIII dan IX diganti karena dinilai telah menimbulkan keresahan dan mengganggu ketertiban umum.

Kepling: Penjebolan Tembok Atas Permintaan Warga

Menanggapi hal tersebut, Kepling VIII Dani menyatakan bahwa penjebolan tembok dilakukan atas permintaan sebagian warga.

“Warga datang kepada kami bersama BKM masjid, sehingga dilakukan pembukaan akses untuk memudahkan jalan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (30/3/2026).

DPRD Medan Minta Camat dan Lurah Segera Bertindak

Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Medan, Reza Pahlevi Lubis, meminta Camat dan Lurah segera turun tangan menyelesaikan persoalan agar tidak berlarut-larut.

“Kami meminta Camat dan Lurah segera mengakomodir persoalan ini dan mencari solusi terbaik. Masalah seperti ini harus diselesaikan dengan cepat agar tidak menimbulkan konflik berkepanjangan di masyarakat,” tegasnya. (Red)

Terkini

14 Tempat Wisata di Samosir Paling Indah, Surga Tersembunyi di Tengah Danau Toba

SAMOSIR – Jelang liburan panjang akhir pertengahan tahun, mungkin sudah banyak yang mempersiapkan rencana berwisata…

23 Mei 2026

Viral Video TKW Taiwan 3 Vs 1, Link Aslinya Akhirnya Ketemu!

JAKARTA - Media sosial kembali panas setelah video bertajuk “TKW Taiwan 3 Vs 1” mendadak…

23 Mei 2026

Jasa Raharja Raih Penghargaan Kapolri atas Dukungan terhadap Keberhasilan Operasi Ketupat 2026 dan Operasi Lilin Nataru 2025

JAKARTA – PT Jasa Raharja menerima penghargaan dari KepolisianNegara Republik Indonesia atas partisipasi aktif dan…

23 Mei 2026

Hadiri Rakernis Dokkes Polri 2026, Jasa Raharja Perkuat Sinergi Penanganan Korban Kecelakaan Lalu Lintas

JAKARTA – PT Jasa Raharja menghadiri Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Dokkes Polri Tahun 2026 sebagai…

23 Mei 2026

Bupati Deli Serdang Lepas Empat Atlet Renang di Ajang Internasional Milo-KL Klasik Invitational 2026 Malaysia

DELI SERDANG – Empat atlet renang muda asal Kabupaten Deli Serdang siap mengharumkan nama daerah…

23 Mei 2026

Wakil Bupati Deli Serdang Hadiri Pembukaan MUPEL XXIII Permata GBKP di Sibolangit

DELI SERDANG – Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo, menegaskan bahwa pemuda merupakan kekuatan…

23 Mei 2026