MEDAN– Universitas Medan Area (UMA) melalui Program Studi Magister Manajemen jalin kolaborasi strategis dengan Universiti Utara Malaysia (UUM) sebagai upaya mendorong UMKM masuk pasar global.
Kolaborasi itu terangkum dalam sebuah rangkaian kegiatan internasional bertajuk kuliah umum dan pengabdian kepada masyarakat internasional.
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Doktor Pascasarjana UMA itu dibuka Wakil Rektor Bidang Mutu, SDM, dan Perekonomian UMA Dr. Dedi Sahputra, S.Sos MA mewakili rektor Prof. Dr. Dadan Ramdan, M.Eng., M.Sc, Senin (28/7/2025) .
Dedi menyebutkan kerja sama lintas negara seperti ini bukan hanya memperluas jejaring internasional, tetapi juga menciptakan ruang belajar yang lebih dinamis bagi mahasiswa khususnya.
Menurutnya melalui kuliah umum dan pengabdian kepada masyarakat internasional ini akan meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mempererat hubungan antar lembaga ( UMA dan UUM).
Selain itu dengan berkolaborasi juga bertujuan untuk mengembangkan wawasan dan keterampilan, serta memperluas jaringan kerjasama di tingkat internasional.
UMA sebagai institusi terakreditasi Unggul dan merupakan PTS terbaik di Sumut ini menjadi bukti tidak sekadar menjadi institusi pendidikan, tetapi juga ruang kolaborasi yang aktif, lintas batas, dan berdampak langsung pada pemberdayaan masyarakat, khususnya UMKM.
Pada kuliah umum itu turut memberikan sambutan
Direktur Pascasarjana UMA, Prof. Dr. Ir. Retna Astuti K., MS.
Sedangkan dari pihak UUM, Dr. Asma Binti Mat (Ketua INASIS Tradewinds) dan Shalini Raj A/P Mohan Raj (Direktur Program East Meets East: Tradewinds International Mobility Outbound), yang juga menyampaikan apresiasi atas semangat kolaborasi lintas budaya dan akademik antara kedua kampus.
Apresiasi serupa turut disampaikan Sekretaris Yayasan Pendidikan Haji Agus Salim (YPHAS) sekaligus dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMA Dr. M. Akbar Siregar, M.Si.
“Kami dari yayasan mengapresiasi dan mneyambut baik kolaborasi ini dan berharap kerja sama internasional ini tidak hanya berhenti pada bidang manajemen semata tetapi dapat memperluas ke berbagai ranah keilmuan, termasuk sains dan teknologi,” ungkapnya.
Menurutnya hal ini penting sebagai kontribusi nyata kampus yang lebih luas dalam pengembangan ilmu pengetahuan lintas batas.
Kuliah umum mengusung tema “Digital Leap for Small Businesses by Opening Global Markets with Smart Marketing” ini bertujuan membekali para pelaku UMKM dengan wawasan dan strategi digital marketing untuk menembus pasar global.
Acara dipandu Zarina Alfandari, S.Psi., Kepala Bidang Humas UMA yang juga bertindak sebagai Master of Ceremony.
Dalam sesi Guest Lecture, sejumlah akademisi dari kedua institusi berbagi pengetahuan dan pengalaman, di antaranya: Prof. Dr. Syafrida Hafni Sahir, SE, M.Si. (Dosen Magister Manajemen UMA).
Kemudian Dr. Amiruddin Ahmad Malindo (School of Education, UUM), Dr. Adelina Lubis, SE, M.Si. (Ketua Prodi Magister Manajemen UMA), dan
Dr. Asma Binti Mat (School of Applied Psychology, Social Work & Policy, UUM).
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, juga digelar International Community Services bertajuk “Digital Branding of Cultural Heritage through Empowerment of Cultural Communities in Indonesia and Malaysia through Digital Technology.”
Kegiatan ini menjadi wadah kolaboratif dalam mengangkat potensi warisan budaya kedua negara melalui pendekatan digital yang inklusif dan berkelanjutan.
Kolaborasi ini menjadi bukti nyata komitmen UMA dalam memperkuat jejaring internasional sekaligus menjalankan peran strategis perguruan tinggi dalam memberdayakan masyarakat dan mengembangkan ilmu pengetahuan di era transformasi digital. (swisma)