Kategori: Hukum

Bandar Baru, Sibolangit, Kini Penuh Barak Narkoba dan Mesin Judi. Kapolsek PancurBatu: Terima Kasih Infonya

DELI SERDANG — Sepanjang jalur wisata Jalan Jamin Ginting, khususnya di wilayah Bandar Baru, Kecamatan Sibolangit, kini berubah wajah. Bukan lagi sekadar jalur menuju lokasi wisata Berastagi dan dikenal sebagai area perkemahan, daerah itu berubah menjadi lokasi barak narkoba dan mesin judi tembak ikan yang beroperasi 24 jam.

Salah seorang narasumber yang namanya enggan disebut mengatakan, diduga ada pembiaran dari aparat kepolisian sehingga kegiatan tersebut bebas tak tersentuh hukum.

“Sudah biasa, bang, tiap malam ramai orang keluar masuk. Polisi pun lewat aja,” kata sumber kepada wartawan.

Pantauan di lapangan menunjukkan, dugaan pusat peredaran narkoba dan arena judi tembak ikan tersebar di sejumlah titik strategis di Bandar Baru.

Beberapa lokasi yang disebut warga antara lain:

– Samping Villa Lotus

Lokasi ini terdapat barak narkoba dan dua unit mesin tembak ikan.

– Hotel Ateng Atas

Terdapat dua mesin tembak ikan sekaligus jual beli narkoba, diduga bandar bernama “JY”.

– Rumah Makan Palobar

Lokasi ini di dalamnya terdapat dua mesin judi dan barak narkoba, disebut warga dikelola oleh Palobar.

– Tekongan Amoy (Batu Rontang)

Ini merupakan lokasi lama yang aktifitasnya ramai bagi para penikmat judi dan narkoba.

Warga menyebut masih ada banyak titik lain yang beroperasi terang-terangan, tanpa pernah tersentuh aparat Polsek Pancur batu.

Ironisnya, aktivitas itu terus berjalan meski sudah berulang kali diberitakan media, namun upaya pemberantasan hanya isapan jempol belaka.

“Kami sudah capek lapor. Tapi hasilnya , sebentar tutup, besok sudah buka lagi. Mungkin karena ada setoran kepada oknum dari para bos atau bandar pengendali Jvdi dan narkoba” celetuk warga l dengan nada kesal.

Kecurigaan pun merebak. Di kalangan warga, muncul isu bahwa ada aliran uang haram yang membuat aparat menutup mata. Walau belum terbukti, aroma “kongkalikong” itu sulit dibantah jika melihat kenyataan di lapangan.
Warga Minta Tindakan Nyata

Masyarakat berharap, aparat penegak hukum—baik Polresta Deli Serdang maupun Polda Sumut tidak lagi berpura-pura buta terhadap penyakit sosial yang merajalela di Sibolangit.

“Kalau terus dibiarkan, daerah wisata ini bisa hancur. Anak-anak muda makin rusak,” tegas tokoh masyarakat setempat.

Kini, bola panas berada di tangan aparat. Apakah hukum akan tegak di Sibolangit, atau kembali tunduk di bawah meja mesin tembak ikan?

Terpisah, Kapolsek Pancur Batu Kompol Djanuarsa yang dikonfirmasi awak media, mengucapkan terima kasih atas info yang didapatnya.

“Terima kasih atas infonya, nanti akan kita cek,” sahut Kapolsek.(cil)

Terkini

Direktur SSE Curhat 2 Tahun Tagih Hak ke Inalum Hingga Surati Presiden Prabowo

MEDAN – Di balik riuh proyek pengadaan barang di lingkungan BUMN, terselip kisah panjang yang…

24 Mei 2026

M. Afri Rizki Lubis Minta Warga Disiplin Bayar Retribusi Sampah, LPJU Rusak di Medan Tuntungan Ikut Disorot

MEDAN – Permasalahan pengelolaan persampahan di Kecamatan Medan Tuntungan menjadi perhatian serius dalam Sosialisasi Peraturan…

24 Mei 2026

Rahudman: Rico Waas Salah Langkah, Kepala Daerah Bukan Penguasa yang Bisa Jalan Sendiri

MEDAN - Tokoh masyarakat Sumatera Utara, Rahudman Harahap, melontarkan kritik keras terhadap langkah Wali Kota…

24 Mei 2026

14 Tempat Wisata di Samosir Paling Indah, Surga Tersembunyi di Tengah Danau Toba

SAMOSIR – Jelang liburan panjang akhir pertengahan tahun, mungkin sudah banyak yang mempersiapkan rencana berwisata…

23 Mei 2026

Viral Video TKW Taiwan 3 Vs 1, Link Aslinya Akhirnya Ketemu!

JAKARTA - Media sosial kembali panas setelah video bertajuk “TKW Taiwan 3 Vs 1” mendadak…

23 Mei 2026

Jasa Raharja Raih Penghargaan Kapolri atas Dukungan terhadap Keberhasilan Operasi Ketupat 2026 dan Operasi Lilin Nataru 2025

JAKARTA – PT Jasa Raharja menerima penghargaan dari KepolisianNegara Republik Indonesia atas partisipasi aktif dan…

23 Mei 2026