MADINA – Kasus dugaan korupsi yang melibatkan kalangan pejabat teras kabupaten Mandailing Natal (Madina) terkait penggunaan dana penanggulangan Stunting terus bergulir.
Sejumlah pejabat tingkat bawah mulai dari Kepala Desa, Kepala Puskesmas dan Pejabat pembuat Komitmen (PPK) dipanggil untuk dimintai keterangan oleh penyidik.
“Iya benar bang, pemanggilan tersebut telah dilatangkan, mereka di panggil untuk dimintai keterangan oleh penyidik”, ucap Kepala seksi penerangan Hukum ( Kasipenkum Kejati Sumur Adre Ginting, melalui pesan whatsapp, Sabtu (26/4/2025).
Dari data surat yang panggilan yang diterbitkan Asisten tindak pidana khusus (Aspidsus) Kejatisu Muttaqin Harahap terdapat 12 orang yang akan diperiksa tim penyidik.
Menurut informasi, ke 12 orang tersebut akan diperiksa pada Senin 29 April mendatang.
Hal itu juga dibenarkan oleh Kasipenkum Kejatisu Adre Ginting saat ditanya melalui pesan whatsapp.
“Iya benar bang mereka kita panggil dan akan kita mintai keterangan pada Senin depan,” pungkasnya. (AFS)
MEDAN – Dalam upaya meningkatkan keselamatan dan kesehatan para awak angkutan umum, PT Jasa Raharja…
JAKARTA - PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) PalmCo, subholding PTPN III (Persero), menetapkan pembagian…
DELI SERDANG – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet sepatu roda Kabupaten Deli Serdang. Kontingen Deli Serdang…
MEDAN – Merasa persoalan banjir yang telah berlangsung belasan tahun tak kunjung mendapatkan solusi, perwakilan…
MEDAN – Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU) mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Mandailing Natal (Madina)…
JAKARTA – Korps Rakyat Bersatu (KORSA) menyatakan dukungan penuh terhadap Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS)…