Kategori: Nasional

Mahkamah Agung – FH Ubhara Bekasi Gelar Audiensi Kemandirian Anggaran Peradilan

JAKARTA – Audiensi ini merupakan bagian dari langkah strategis Mahkamah Agung dalam merumuskan kebijakan publik berbasis kajian ilmiah dan partisipatif, dengan menggandeng berbagai pemangku kepentingan, termasuk kalangan perguruan tinggi.

Mahkamah Agung Republik Indonesia melalui Pusat Strategi Kebijakan Mahkamah Agung (Pustrajak) melakukan audiensi dengan Fakultas Hukum Universitas Bhayangkara (FH Ubhara) Bekasi pada Jumat (2/5). Pertemuan ini, bertempat di kampus Ubhara Bekasi dan membahas secara mendalam rancangan kebijakan strategis tentang kemandirian anggaran Mahkamah Agung dan badan peradilan di bawahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Mahkamah Agung diwakili oleh Koordinator Tim Penyusun Naskah Kebijakan, Dr. Riki Perdana Raya Waruwu, S.H., M.H., didampingi oleh dua anggota tim yakni Dr. Fikri Habibi, S.H., M.H. dan Martomo, S.H.I., M.H..

Dr. Riki dalam paparannya menyampaikan, kemandirian anggaran merupakan syarat mutlak bagi pelaksanaan kekuasaan kehakiman yang independen dan bebas dari intervensi, sebagaimana diamanatkan konstitusi.

“Anggaran yang mandiri tidak hanya menyangkut kebutuhan operasional lembaga, tetapi lebih jauh menyangkut pemenuhan kebutuhan esensial para hakim dan aparatur peradilan. Lebih dari itu, anggaran yang memadai dan dikelola secara independen akan memastikan terpenuhinya akses keadilan bagi masyarakat, yang merupakan hak dasar setiap warga negara,” tegas Dr. Riki.

Dari pihak Fakultas Hukum Ubhara, audiensi ini dihadiri oleh Wakil Dekan I, Dr. Adi Nur Rohman, S.H.I., M.H., beserta jajaran pimpinan dekanat lainnya.

Dalam sambutannya, Dr. Adi menyampaikan apresiasi atas inisiatif Mahkamah Agung untuk menggandeng kalangan akademisi dalam merumuskan kebijakan strategis peradilan.

“Kami menyambut baik audiensi ini dan memberikan dukungan penuh terhadap gagasan kemandirian anggaran Mahkamah Agung, dengan catatan penting bahwa kemandirian tersebut harus senantiasa disertai dengan prinsip akuntabilitas dan transparansi,” ujarnya.

Sejumlah guru besar dan dosen FH Ubhara turut hadir dan memberikan masukan terhadap rancangan naskah kebijakan yang tengah disusun oleh Pustrajak MA.

Salah satu yang memberikan catatan kritis adalah Prof. Dr. Lina, yang menegaskan, otonomi anggaran merupakan keniscayaan agar lembaga peradilan tidak tersandera oleh dinamika eksternal yang dapat mengganggu independensi.

“Namun di sisi lain, Mahkamah Agung juga perlu memastikan bahwa postur anggaran yang diajukan bersifat kredibel, berbasis pada kinerja, serta mencerminkan output dan outcome yang terukur,” tambah Prof. Lina.

Audiensi ini merupakan bagian dari langkah strategis Mahkamah Agung dalam merumuskan kebijakan publik berbasis kajian ilmiah dan partisipatif, dengan menggandeng berbagai pemangku kepentingan, termasuk kalangan perguruan tinggi.(bc)

Terkini

JAGA MARWAH: Penggeledahan Kafe Terkait Jampidsus Jangan Dijadikan Alat Pelemahan Kejaksaan RI

JAKARTA – Aktivis antikorupsi yang juga Ketua Umum Jaringan Pergerakan Masyarakat Bawah (Jaga Marwah), Edison…

9 Juli 2026

Jasa Raharja Sumatera Utara Gelar Mobile Unit Keselamatan Lalu Lintas di Pool PO DAMRI Medan

MEDAN – Dalam upaya meningkatkan keselamatan dan kesehatan para awak angkutan umum, PT Jasa Raharja…

8 Juli 2026

Konsisten, PTPN IV Palmco Tahun Ini Bagikan Dividen Rp2,83 Triliun

JAKARTA - PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) PalmCo, subholding PTPN III (Persero), menetapkan pembagian…

8 Juli 2026

DSILS Sabet 28 Medali di Kejurnas Pariaman Open 2026, Zulkifli: Hadiah Terindah untuk HUT ke-80 Deli Serdang

DELI SERDANG – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet sepatu roda Kabupaten Deli Serdang. Kontingen Deli Serdang…

7 Juli 2026

Solusi Banjir Sempakata Tak Kunjung Ada, Warga Korban Temui Ketua DPRD Kota Medan

MEDAN – Merasa persoalan banjir yang telah berlangsung belasan tahun tak kunjung mendapatkan solusi, perwakilan…

7 Juli 2026

LIPPSU Ajak Masyarakat Selamatkan Tanah Gordang Sambilan dari Mafia PETI: Stop, Sebelum Alam Murka!

MEDAN – Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU) mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Mandailing Natal (Madina)…

7 Juli 2026