Kategori: News

Evakuasi Longsor di Desa Semangat Gunung, Empat Korban Ditemukan Meninggal

KARO Upaya evakuasi korban bencana tanah longsor di Desa Semangat Gunung, Kecamatan Merdeka, Kabupaten Karo, terus dilakukan dengan intensif. Tim gabungan berhasil menemukan empat korban dalam kondisi meninggal dunia dari sepuluh orang yang diduga tertimbun material longsor.

Keempat korban yang ditemukan adalah:

1. Efriandi Surbakti(31), warga Desa Semangat Gunung, Kecamatan Merdeka.
2. Ius Nizarwaty(60), warga Tanjung Balai.
3. Farhan Putra Nugraha (31), pegawai BRI, warga Bunut Barat, Kecamatan Kisaran Barat, Kabupaten Asahan.
4. Muhammad Subhan Anas(43), pegawai BRI, warga Desa Kisaran Baru, Kecamatan Kisaran Barat, Kabupaten Asahan.

Penemuan korban dimulai sekitar pukul 15.00 WIB. Kapolres Tanah Karo, AKBP Eko Yulianto, S.H., S.I.K., M.M., M.Tr.Opsla, mengungkapkan duka mendalam atas kejadian ini. “Kami mengucapkan belasungkawa kepada keluarga korban. Upaya pencarian akan terus dimaksimalkan agar seluruh korban dapat ditemukan,” ujarnya.

Evakuasi pada hari ini mendapat dukungan tambahan dari 10 personel Tim SAR Batalyon A Satuan Brimob Polda Sumut. Penambahan personel ini sangat membantu mengatasi tantangan berat di lokasi, terutama material longsor yang tebal dan medan yang sulit.

Kapolres Tanah Karo menyampaikan apresiasinya atas bantuan ini. “Sinergi semua pihak, mulai dari Polri, TNI, BPBD, hingga relawan, sangat penting dalam situasi darurat seperti ini,” ungkapnya.

Terkait keadaan hari yang menjelang malam dan kondisi cuaca yang tidak memungkinkan, diputuskan bahwa proses pencarian dihentikan sementara pada pukul 18.00 WIB untuk dilanjutkan esok hari, Senin(25/11/2024), mulai pukul 08.00 WIB. Keputusan ini mempertimbangkan keselamatan tim evakuasi karena kondisi cuaca yang masih buruk.

Kapolres Tanah Karo AKBP Eko, juga meminta doa dari masyarakat agar seluruh korban segera ditemukan. “Kami mengimbau warga untuk tetap waspada karena curah hujan yang tinggi masih berpotensi menyebabkan longsor susulan,” tambahnya.

Proses evakuasi akan terus melibatkan berbagai elemen, termasuk Polres Tanah Karo, Sat Brimob Polda Sumut, BPBD, TNI, dan relawan. Bantuan logistik serta layanan trauma healing juga terus diberikan kepada warga terdampak bencana. Kapolres menegaskan bahwa upaya pencarian korban akan dilakukan hingga tuntas.(TK-1)

Terkini

JAGA MARWAH: Penggeledahan Kafe Terkait Jampidsus Jangan Dijadikan Alat Pelemahan Kejaksaan RI

JAKARTA – Aktivis antikorupsi yang juga Ketua Umum Jaringan Pergerakan Masyarakat Bawah (Jaga Marwah), Edison…

9 Juli 2026

Jasa Raharja Sumatera Utara Gelar Mobile Unit Keselamatan Lalu Lintas di Pool PO DAMRI Medan

MEDAN – Dalam upaya meningkatkan keselamatan dan kesehatan para awak angkutan umum, PT Jasa Raharja…

8 Juli 2026

Konsisten, PTPN IV Palmco Tahun Ini Bagikan Dividen Rp2,83 Triliun

JAKARTA - PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) PalmCo, subholding PTPN III (Persero), menetapkan pembagian…

8 Juli 2026

DSILS Sabet 28 Medali di Kejurnas Pariaman Open 2026, Zulkifli: Hadiah Terindah untuk HUT ke-80 Deli Serdang

DELI SERDANG – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet sepatu roda Kabupaten Deli Serdang. Kontingen Deli Serdang…

7 Juli 2026

Solusi Banjir Sempakata Tak Kunjung Ada, Warga Korban Temui Ketua DPRD Kota Medan

MEDAN – Merasa persoalan banjir yang telah berlangsung belasan tahun tak kunjung mendapatkan solusi, perwakilan…

7 Juli 2026

LIPPSU Ajak Masyarakat Selamatkan Tanah Gordang Sambilan dari Mafia PETI: Stop, Sebelum Alam Murka!

MEDAN – Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU) mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Mandailing Natal (Madina)…

7 Juli 2026