MEDAN-Rio Mucharic Setiawan alias Temon terdakwa perkara penjambretan tas dua wanita yang mengederai sepeda di kawasan Medan Area pada November 2022 lalu divonis 5 tahun 6 bulan penjara di Pengadilan Negeri (PN) Medan Rabu (12/4/23).
“Menghukun terdakwa Rio Mucharic Setiawan dengan hukuman pidana 5 tahun dan 6 bulan penjara,” ucap majelis hakim yang diketuai oleh Denny Pangabean.
Majelis hakim sepedapat dengan dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Pantun Marojahan Simbolon dari Kejari Medan yang menerapkan Pasal 365 ayat (2) Ke-2.
Majelis hakim mengatakan, hal yang memberatkan terdakwa yakni meresahkan masyarakat dan menimbulkan cacat pada korban.
“Sedangkan yang meringankan terdakwa mengaku bersalah dan tidak mengulangi perbuatannya,” ucapnya.
Sebelumnya, terdakwa dan NPU (dalam lidik) melakukan aksinya menarik tas yang sandang oleh korban A dan putri CA di Jalan Duyung, Medan pada Oktober 2022.
Akibat dari itu , korban terjatuh dari sepeda motor. Korban dan anaknya mengalami luka-luka dan menjalani perawatan di Rumah Sakit Methodist Medan. Berselang beberapa hari, Satreskrim Polrestabes Medan membekuk Rio di Jalan Pramuka, Tebing Tinggi.(esa)
JAKARTA – Aktivis antikorupsi yang juga Ketua Umum Jaringan Pergerakan Masyarakat Bawah (Jaga Marwah), Edison…
MEDAN – Dalam upaya meningkatkan keselamatan dan kesehatan para awak angkutan umum, PT Jasa Raharja…
JAKARTA - PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) PalmCo, subholding PTPN III (Persero), menetapkan pembagian…
DELI SERDANG – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet sepatu roda Kabupaten Deli Serdang. Kontingen Deli Serdang…
MEDAN – Merasa persoalan banjir yang telah berlangsung belasan tahun tak kunjung mendapatkan solusi, perwakilan…
MEDAN – Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU) mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Mandailing Natal (Madina)…