MEDAN – Merasa dipersulit dalam penyelesaian berkas, belasan orang guru magrib mengaji di Kecamatan Medan Polonia mengadukan permasalahan tersebut ke DPRD Kota Medan, khususnya Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS).
Kedatangan para guru mengaji itu diterima langsung Ketua FPKS, Syaiful Ramadhan dan Sekretaris, Dhiyaul Hayati di ruang rapat fraksi, pada Selasa (10/10/23).
Salah satu perwakilan guru mengaji, Susi mengatakan, mereka mengalami kesulitan saat akan menyelesaikan pemberkasan, terutama saat proses penandatanganan.
“Kami sangat kesulitan saat ingin mendapatkan tanda tangan untuk pemberkasan,” ucapnya.
Selain itu, kurang terbukanya informasi terkait pemberkasan sejak awal juga menjadi kesulitan para guru mengaji.
“Untuk itulah kami menyampaikan persoalan ini agar proses pemberkasan yang tinggal memerlukan tanda tangan bisa segera selesai,” katanya.
Mendengar keluhan itu, Syaiful Ramadhan mengharapkan kepada pihak-pihak terkait untuk tidak mempersulit urusan warga, khususnya para guru mengaji.
“Kita (Fraksi PKS) berharap, pihak terkait dalam urusan ini agar melayani warga dengan baik dan jangan mempersulit. Kami berharap, agar persoalan ini menjadi perhatian Pemko Medan. Sehingga persoalan seperti ini tidak menjadi persoalan yang terus berulang setiap tahunnya,” tegas Syaiful. (Nett)
MEDAN – Satuan Brimob Polda Sumatera Utara (Sumut) kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan…
SERDANG BEDAGAI – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) terus memperkuat upaya mitigasi perubahan iklim…
SURABAYA - Pasokan minyak goreng ke kawasan Indonesia Timur diproyeksikan menjadi lebih cepat dan efisien…
MEDAN – PT PLN (Persero) terus mengintensifkan upaya pemulihan sistem kelistrikan di Sumatera Utara pasca…
MEDAN – Pembangunan koridor Bus Rapid Transit (BRT) Mebidang di Kota Medan mulai menuai keluhan…
MEDAN – Siklus cuaca ekstrem yang mengepung Kota Medan dalam beberapa hari terakhir memicu keprihatinan…