Kategori: Sumut

Groundbreaking Hunian Tetap Korban Banjir Batang Toru Dimulai, Pemerintah Gandeng PTPN IV

BATANG TORU, TAPANULI SELATAN – Pembangunan hunian tetap (huntap) bagi warga korban banjir bandang di Tapanuli Selatan memasuki fase awal. Bertempat di Desa Hapesong Baru, Batang Toru, peletakan batu pertama dilakukan bersama pemerintah pusat, Pemprov Sumut, Pemkab Tapsel, dan PTPN IV PalmCo yang menyediakan dukungan lahan dan fasilitas pendukung.

Groundbreaking ini menjadi babak baru penanganan bencana pasca banjir bandang yang menerjang kawasan tersebut pada akhir November lalu. Pemerintah pusat dan daerah menekankan agar pembangunan huntap mauoun hunian sementara (huntara) berjalan cepat dan tepat waktu, mengingat sebagian warga sudah hampir satu bulan kehilangan tempat tinggal.

Pemerintah Pusat Tekankan Percepatan Pembangunan Huntap

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menegaskan pembangunan huntap akan dikebut dan dikoordinasikan lintas kementerian, pemerintah daerah, dan BUMN. Ia menekankan instruksi presiden agar penanganan bencana dipercepat dan tepat sasaran.

“Negara hadir, Presiden mengerahkan semua kekuatan, koordinasi, dan keuangan. Kita kompak membantu rakyat kita. Mari kita bekerja cepat, lebih cepat dari biasa,” ujar Maruarar.

Arahan tersebut disebut sebagai mandat agar proses teknis dan administrasi tidak berlarut-larut. Ia menegaskan bahwa warga terdampak membutuhkan kepastian relokasi, termasuk pemetaan hunian sementara hingga hunian permanen.

Menteri kelahiran Sumatera tersebut menambahkan bahwa percepatan pembangunan juga menjadi pembuktian bahwa koordinasi pemerintah pusat dan daerah berjalan efektif setelah masa tanggap darurat selesai.

Pemprov Sumut Dorong Penyelesaian Tepat Waktu

Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya yang hadir dalam prosesi groundbreaking menggarisbawahi pentingnya ketepatan waktu pembangunan huntap demi mengurangi beban warga yang masih tinggal di tempat penampungan.

“Kita berharap huntap ini selesai tepat waktu agar masyarakat yang terdampak bencana tidak lagi berlarut-larut tinggal di pengungsian,” ujarnya.

Ia menyebut Pemerintah Provinsi akan memantau progres konstruksi dan memperkuat koordinasi dengan Pemkab Tapsel, BUMN penyedia lahan (PTPN IV), dan kementerian terkait.

Dalam kesempatan itu, Wagub juga mengingatkan pentingnya memprioritaskan warga yang kehilangan rumah secara total dan yang tinggal di zonasi rawan banjir.

Pemkab Tapsel Yakin Hunian Jadi Titik Balik Kehidupan Warga

Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu menyebut pembangunan huntap sebagai prioritas pemerintah daerah untuk memulihkan kehidupan warga, terutama mereka yang kehilangan harta benda dan mata pencaharian akibat banjir bandang.

“Pembangunan 227 hunian tetap di areal sekitar 5 hektar ini adalah wujud nyata komitmen pemerintah untuk memulihkan kehidupan warga. Ini bukan hanya membangun rumah, tetapi juga membangun kembali harapan dan masa depan masyarakat Tapanuli Selatan,” ujarnya.

Ia menambahkan, relokasi permanen ini adalah bagian dari mitigasi risiko bencana karena kawasan bantaran sungai telah dinilai rawan dan tidak layak huni kembali.

Bupati juga menyampaikan apresiasi atas kerja sama BUMN yang menyediakan lahan untuk relokasi huntap yang dinilai mempercepat proses konstruksi, terutama pada tahap awal pematangan lokasi.

PTPN IV PalmCo Sediakan Lahan dan Dukungan Teknis

Pembangunan huntap di Batang Toru memanfaatkan sebagian areal perkebunan milik PTPN IV PalmCo yang saat ini dikoordinasikan penggunaannya dengan pemerintah daerah.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko K. Santosa menyatakan pihaknya mendukung setiap tahapan penyediaan hunian bagi warga terdampak banjir bandang, baik melalui peminjaman aset maupun penyediaan fasilitas pendukung bagi warga.

“Sesuai arahan Danantara dan BP BUMN, kita siap mendukung seluruh tahapan pembangunan hunian bagi warga terdampak banjir bandang, termasuk penyediaan lahan dan fasilitas pendukung sesuai kebutuhan pemerintah daerah,” ujar Jatmiko.

Ia juga menyebut dukungan ini tidak berhenti pada masa darurat tetapi berlanjut hingga fase pembangunan hunian dan pemulihan layanan dasar tentu dengan berkolaborasi bersama BUMN lainnya.

PTPN IV PalmCo sebelumnya telah menyiapkan rumah dinas yang tidak ditempati sebagai penampungan sementara.

Huntara Disiapkan Menjelang Pemulihan Penuh

Seiring pembangunan huntap, pemerintah menyiapkan hunian sementara (huntara), terutama bagi warga yang rumahnya hilang total.

Selain hunian tetap, hunian sementara juga dipersiapkan pemerintah dan BUMN untuk menjadi tempat tinggal hingga konstruksi huntap selesai bertahap. Pembangunan fasilitas dasar seperti sanitasi, air bersih, dan akses kesehatan telah dipetakan dalam koordinasi lintas instansi. (Red)

Terkini

14 Tempat Wisata di Samosir Paling Indah, Surga Tersembunyi di Tengah Danau Toba

SAMOSIR – Jelang liburan panjang akhir pertengahan tahun, mungkin sudah banyak yang mempersiapkan rencana berwisata…

23 Mei 2026

Viral Video TKW Taiwan 3 Vs 1, Link Aslinya Akhirnya Ketemu!

JAKARTA - Media sosial kembali panas setelah video bertajuk “TKW Taiwan 3 Vs 1” mendadak…

23 Mei 2026

Jasa Raharja Raih Penghargaan Kapolri atas Dukungan terhadap Keberhasilan Operasi Ketupat 2026 dan Operasi Lilin Nataru 2025

JAKARTA – PT Jasa Raharja menerima penghargaan dari KepolisianNegara Republik Indonesia atas partisipasi aktif dan…

23 Mei 2026

Hadiri Rakernis Dokkes Polri 2026, Jasa Raharja Perkuat Sinergi Penanganan Korban Kecelakaan Lalu Lintas

JAKARTA – PT Jasa Raharja menghadiri Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Dokkes Polri Tahun 2026 sebagai…

23 Mei 2026

Bupati Deli Serdang Lepas Empat Atlet Renang di Ajang Internasional Milo-KL Klasik Invitational 2026 Malaysia

DELI SERDANG – Empat atlet renang muda asal Kabupaten Deli Serdang siap mengharumkan nama daerah…

23 Mei 2026

Wakil Bupati Deli Serdang Hadiri Pembukaan MUPEL XXIII Permata GBKP di Sibolangit

DELI SERDANG – Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo, menegaskan bahwa pemuda merupakan kekuatan…

23 Mei 2026