Kategori: News

Program Ketapang di Madina Terganggu,15 Ha Areal Persawahan Kekeringan, Bupati Diminta Turun Tangan

MADINA – Seluas 15 hektar areal sawah pertanian di desa Sirambas Kecamatan Panyabungan Barat kabupaten Mandailing Natal ( Madina) mengalami kekeringan, akibatnya 100 kepala keluarga ( KK) tak bisa turun tanam sejak sebulan lalu.

“Permasalahan kami saat ini,sekitar 100 KK tidak dapat mengerjakan sawah, karena pengairan yang ada saat ini tidak dapat menjangkau sekitar 15 hektar lahan persawahan di desa ini,” ujar tokoh masyarakat Muhammad Amin saat ditemui di areal Saba Roba dan saba Luang ini,Rabu (30/4/2025).

Kekeringan yang melanda persawahan (saba) di wilayah tersebut menurut Amin karena tanggul air di hulu sungai ‘Na tinggal’ jebol akibat terjangan banjir beberapa waktu lalu.

Akibatnya, aliran air dari parit yang tersedia tidak mampu mengaliri areal persawahan. Sehingga masyarakat kebingungan untuk memperbaiki tanggul tersebut karena membutuhkan biaya yang tinggi.

Amin menyebutkan, sesuai Program Presiden Prabowo, pihaknya sangat mendukung Pemerintahan Kabupaten Madina dalam mewujudkan ketahanan pangan di daerah ini.

Menurutnya,warga Desa Sirambas telah melakukan musyawarah guna mencari solusi atas persoalan tanggul air tersebut.

Salah satu solusi untuk memperbaiki tanggul yang ada adalah memindahkan aliran sungai sekitar 100 meter. Sehingga ke depannya tanggul dapat terselamatkan dari terjangan air yang sewaktu – waktu meluap.

Saat ini lanjut Amin, pihaknya memiliki beberapa opsi, pertama mencari donatur untuk menalangi sementara biaya pelurusan jalur air sungai.

Warga petani kata dia bersedia untuk menyisihkan hasil sawahnya dipotong untuk pembayaran biaya ke donatur.

Ditanya, berapa taksiran biaya yang dibutuhkan untuk perbaikan tanggul, menurut Amin dibutuhkan sekitar Rp15 juta, karena untuk pengerjaan harus menggunakan alat berat excavator.

“Kami gak tau lagi harus berbuat apa, karena kondisi masyarakat juga sangat susah saat ini, apalagi musim tanam sudah terlambat sejak sebulan lalu,” ungkapnya.

Muhammad Amin dan seluruh warga berharap agar Bupati Madina Saifullah Nasution memberikan bantuannya, sehingga mereka dapat kembali menanam padi.

“Kami mohon pak Bupati, bantulah kami, kami siap mendukung program swasembada ketahanan pangan di daerah ini,” pinta Amin. (AFS)

Terkini

JAGA MARWAH: Penggeledahan Kafe Terkait Jampidsus Jangan Dijadikan Alat Pelemahan Kejaksaan RI

JAKARTA – Aktivis antikorupsi yang juga Ketua Umum Jaringan Pergerakan Masyarakat Bawah (Jaga Marwah), Edison…

9 Juli 2026

Jasa Raharja Sumatera Utara Gelar Mobile Unit Keselamatan Lalu Lintas di Pool PO DAMRI Medan

MEDAN – Dalam upaya meningkatkan keselamatan dan kesehatan para awak angkutan umum, PT Jasa Raharja…

8 Juli 2026

Konsisten, PTPN IV Palmco Tahun Ini Bagikan Dividen Rp2,83 Triliun

JAKARTA - PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) PalmCo, subholding PTPN III (Persero), menetapkan pembagian…

8 Juli 2026

DSILS Sabet 28 Medali di Kejurnas Pariaman Open 2026, Zulkifli: Hadiah Terindah untuk HUT ke-80 Deli Serdang

DELI SERDANG – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet sepatu roda Kabupaten Deli Serdang. Kontingen Deli Serdang…

7 Juli 2026

Solusi Banjir Sempakata Tak Kunjung Ada, Warga Korban Temui Ketua DPRD Kota Medan

MEDAN – Merasa persoalan banjir yang telah berlangsung belasan tahun tak kunjung mendapatkan solusi, perwakilan…

7 Juli 2026

LIPPSU Ajak Masyarakat Selamatkan Tanah Gordang Sambilan dari Mafia PETI: Stop, Sebelum Alam Murka!

MEDAN – Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU) mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Mandailing Natal (Madina)…

7 Juli 2026