Kategori: Politik

Ajie Karim Mohon Maaf Atas Beredarnya Video Joget dan Sawer : Bukan Dugem, tapi Acara Ultah

MEDAN – Anggota DPRD Sumatera Utara dari Fraksi Gerindra H Ajie Karim menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas beredarnya video tentang dirinya hingga kemudian menimbulkan kegaduhan.

“Mohon maaf sebesar-besarnya dan setulus hati kepada seluruh masyarakat, khususnya masyarakat Sumatera Utara atas kegaduhan yang ditimbulkan dengan beredarnya video tersebut,” ucap H Ajie Karim, Selasa (16/9/2025).

Video H Ajie Karim mendadak viral di berbagai platform media sosial sejak maraknya aksi demo memprotes kenaikan tunjangan legislator DPR RI.

Dalam 2 video yang beredar itu, Ajie Karim terlihat berjoget dan menyawer seorang perempuan. Dan pengunggah video menarasikan bahwa aksi joget dan sawer itu terjadi saat gencarnya demo penolakan kenaikan tunjangan DPR RI.

“Itu sebenarnya video lama yang diupload istri di akun media sosial saya. Video itu saat ada acara keluarga, perayaan ulang tahun di Thailand sekitar tiga tahun lalu, termasuk juga istri ada disitu. Begitu juga video lainnya, bersama istri di rumah sekitar tahun lalu, saat karoke acara keluarga, bercanda gurau sawer uang untuk konten. Belakangan karena ingin bernostalgia, istri saya kemudian mengupload video-video itu di media sosial,” ungkap Ajie Karim didampingi istri.

Tidak lama berselang setelah terunggah, video-video itu langsung dihapus Ajie Karim dari akunnya. Namun video-video itu sudah terlanjur diunduh netizen dan disebar kembali.

Ajie Karim juga membantah kalau video itu diambil saat dugem, seperti narasi dalam sejumlah video yang beredar di media sosial.

“Latar belakang musiknya juga bukan seperti yang beredar saat ini,” ungkapnya.

Gara-gara video viral ini, legislator yang sosoknya juga dikenal sebagai pengusaha reklame ini kemudian mendapat sanksi dari partainya, setelah adanya desakan dari elemen masyarakat dan mahasiswa.
 
Fraksi Partai Gerindra Sumut telah memberikan sanksi dengan Memindahkan Ajie Karim Dari dari jabatannya sebagai Sekretaris Komisi C DPRD Sumut dan menjadi anggota biasa.
 
Pria 49 tahun yang sudah tiga kali menjabat sebagai anggota DPRD Sumut itu mengaku ikhlas dan legowo atas sanksi yang diberikan partai kepadanya.

Ia pun kembali meminta maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat luas, khususnya masyarakat Sumut atas beredarnya kedua video tersebut. Ia menyebut hal itu sebagai kelalaiannya.

“Beredarnya video itu tidak disengaja dan juga tidak bermaksud untuk melukai hati masyarakat. Sekali lagi saya pribadi dan keluarga memohon maaf setulus hati dan berjanji akan lebih berhati-hati dalam bermedsos kedepannya,” ujarnya. (Red)

Terkini

Direktur SSE Curhat 2 Tahun Tagih Hak ke Inalum Hingga Surati Presiden Prabowo

MEDAN – Di balik riuh proyek pengadaan barang di lingkungan BUMN, terselip kisah panjang yang…

24 Mei 2026

M. Afri Rizki Lubis Minta Warga Disiplin Bayar Retribusi Sampah, LPJU Rusak di Medan Tuntungan Ikut Disorot

MEDAN – Permasalahan pengelolaan persampahan di Kecamatan Medan Tuntungan menjadi perhatian serius dalam Sosialisasi Peraturan…

24 Mei 2026

Rahudman: Rico Waas Salah Langkah, Kepala Daerah Bukan Penguasa yang Bisa Jalan Sendiri

MEDAN - Tokoh masyarakat Sumatera Utara, Rahudman Harahap, melontarkan kritik keras terhadap langkah Wali Kota…

24 Mei 2026

14 Tempat Wisata di Samosir Paling Indah, Surga Tersembunyi di Tengah Danau Toba

SAMOSIR – Jelang liburan panjang akhir pertengahan tahun, mungkin sudah banyak yang mempersiapkan rencana berwisata…

23 Mei 2026

Viral Video TKW Taiwan 3 Vs 1, Link Aslinya Akhirnya Ketemu!

JAKARTA - Media sosial kembali panas setelah video bertajuk “TKW Taiwan 3 Vs 1” mendadak…

23 Mei 2026

Jasa Raharja Raih Penghargaan Kapolri atas Dukungan terhadap Keberhasilan Operasi Ketupat 2026 dan Operasi Lilin Nataru 2025

JAKARTA – PT Jasa Raharja menerima penghargaan dari KepolisianNegara Republik Indonesia atas partisipasi aktif dan…

23 Mei 2026