Kategori: Politik

Dukung Kelancaran Pilkada Serentak 2024, Kejati Sumut Monitoring Kesiapan Tahapan dan Logistik Pilkada di 33 Kabupaten Kota

MEDAN – Untuk memastikan tahapan Pemilhan Kepala Daerah Gubernur, Wakil Gubernur, Bupati, Wakil Bupati, Walikota dan Wakil Walikota di 33 kabupaten/kota di Sumatera Utara, Tim Monitoring Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara turun langsung ke beberapa daerah dan meninjau langsung kesiapan penyelenggara termasuk logistik Pilkada 2024,

Hal tersebut disampaikan Kasi Penkum Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Adre W Ginting, SH,MH, saat dikonfirmasi Sabtu (12/10/2024).

“Tim Monitoring yang turun ke daerah melakukan deteksi dini dengan melakukan pemantauan penyelenggaraan tahapan Pelaksaaan Pemilihan Gubernur, Wakil Gubernur, dan Kepala Daerah yang meliputi Walikota, Wakil Walikota dan Bupati, Wakil Bupati Tahun 2024. Kemudian, melakukan monitoring kesiapan Posko Pilkada pada Kejaksaan Negeri dan KPU serta Gudang KPU di Kabupaten / Kota di wilayah Provinsi Sumatera Utara. Pemantauan dilakukan sejak Senin (7/10/2024) sampai Minggu (13/10/2024),” papar Adre W Ginting.

Tim monitoring yang turun langsung ke 33 Kabupaten/Kota sebagai bentuk peran aktif Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara dalam menjamin kelancaran dan kesuksesan pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2024 di wilayah Sumatera Utara.

“Peran aktif itu terlihat dari pelaksanaan Monitoring kesiapan dan kondisi persiapan logistik pilkada serentak tahun 2024 di seluruh wilayah kabupaten/kota di Sumatera Utara yang dilaksanakan oleh Tim Monitoring Kesiapan Pilkada Serentak Kejati Sumatera Utara ke daerah,” paparnya.

Lebih lanjut mantan Kasi Intel Binjai ini menyampaikan, bahwa Tim Monitoring Kesiapan Pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 yang turun langsung ke daeraha dilaksanakan oleh Tim Intelijen Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara sebagai wujud peran aktif Kejaksaan Republik Indonesia khususnya Kejati Sumut dalam rangka turut serta memastikan kelancaran dan ketersediaan serta kesiapan logistik untuk kebutuhan pelaksanaan Pilkada serentak 2024.

Monitoring tersebut dilaksanakan sesuai dengan arahan Jaksa Agung Ri terkait dukungan penuh pelaksanaan Pilkada dan memberikan jaminan tercapainya Pilkada yang sesuai aturan dan meminimalisir pelanggaran hukum khususnya terkait tindak pidana korupsi dalam persiapan maupun pelaksanaan pilkada nantinya, sehingga hasil Pemilukada diharapkan tidak menimbulkan gejolak baru ditengah-tengah masyarakat.

“Monitoring juga sebagai bentuk komitmen Kejaksaan dalam melakukan deteksi dini ancaman, gangguan, hambatan dan tantangan (AGHT) yang mencoba mengganggu jalannya demokrasi di Sumatera Utara,” tandasnya.

Adre W Ginting menambahkan bahwa Pimpinan Kejaksaan pada setiap kesempatan menegaskan pentingnya menjaga netralitas aparatur sipil negara (ASN) Kejaksaan, baik di Kejati Sumut maupun di 28 Kejari dan 9 Cabang Kejaksaan Negeri di wilayah hukum Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara.(bc)

Terkini

JAGA MARWAH: Penggeledahan Kafe Terkait Jampidsus Jangan Dijadikan Alat Pelemahan Kejaksaan RI

JAKARTA – Aktivis antikorupsi yang juga Ketua Umum Jaringan Pergerakan Masyarakat Bawah (Jaga Marwah), Edison…

9 Juli 2026

Jasa Raharja Sumatera Utara Gelar Mobile Unit Keselamatan Lalu Lintas di Pool PO DAMRI Medan

MEDAN – Dalam upaya meningkatkan keselamatan dan kesehatan para awak angkutan umum, PT Jasa Raharja…

8 Juli 2026

Konsisten, PTPN IV Palmco Tahun Ini Bagikan Dividen Rp2,83 Triliun

JAKARTA - PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) PalmCo, subholding PTPN III (Persero), menetapkan pembagian…

8 Juli 2026

DSILS Sabet 28 Medali di Kejurnas Pariaman Open 2026, Zulkifli: Hadiah Terindah untuk HUT ke-80 Deli Serdang

DELI SERDANG – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet sepatu roda Kabupaten Deli Serdang. Kontingen Deli Serdang…

7 Juli 2026

Solusi Banjir Sempakata Tak Kunjung Ada, Warga Korban Temui Ketua DPRD Kota Medan

MEDAN – Merasa persoalan banjir yang telah berlangsung belasan tahun tak kunjung mendapatkan solusi, perwakilan…

7 Juli 2026

LIPPSU Ajak Masyarakat Selamatkan Tanah Gordang Sambilan dari Mafia PETI: Stop, Sebelum Alam Murka!

MEDAN – Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU) mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Mandailing Natal (Madina)…

7 Juli 2026